1.1 Latar Belakang
Perkembangan Etika sangat
mempengaruhi kehidupan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Etika dapat
memeberikan suatu orientasi kepada manusia untuk menjalani serangkaian
tindakan. Hal tersebut berarti bahwa etika dapat membantu untuk mengambil suatu
keputusan tentang tindakan yang baik maupun tidak. Pada intinya etika bisa
disebut sebagai ilmu yang memberikan arahan, acuan, dan pijakan kepada tindakan
manusia. Baik terhadap diri sendiri, ataupun terhadap orang lain.
1.2 Rumusan Masalah
1) Apa yang dimaksud dengan etika ?
2) Apa yang dimaksud dengan profesi ?
3) Apa saja yang menjadi ciri dari
profesi ?
4) Prinsip-prinsip etika profesi ?
5) Yang dimaksud kode etik profesi ?
6) Tujuan dari kode etik ?
PERKEMBANGAN ETIKA PROFESI
A. PENGERTIAN ETIKA
Apakah
etika dan apakah etika profesi itu ? Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti
karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan
berkaitan dengan konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai
apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar.
Menurut Martin (1993), etika akan memberikan semacam
batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan manusia di dalam kelompok
sosialnya. Ada dua macam etika yang harus kita pahami
bersama dalam menentukan baik dan buruknya prilaku manusia :
1. ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang
berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan
apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai.
Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan
tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
2. ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang
berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya
dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika
normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka
tindakan yang akan diputuskan.
Etika secara umum dapat dibagi
menjadi :
1. ETIKA UMUM, berbicara mengenai
kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana
manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral
dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam
menilai baik atau buruknya suatu tindakan.
2. ETIKA KHUSUS, merupakan penerapan
prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini
bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang
kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori
dan prinsip-prinsip moral dasar. Etika khusus dibagi lagi menjadi dua bagian :
·
Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap
manusia terhadap dirinya sendiri.
·
Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan
pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.
Etika
sosial menyangkut hubungan manusia dengan manusia baik secara langsung maupun
secara kelembagaan (keluarga, masyarakat, negara), sikap kritis terhadap
pandangan-pandangana dunia dan idiologi-idiologi mapun tanggung jawab umat
manusia terhadap lingkungan hidup.
Dan pembahasan bidang yang paling
aktual saat ini adalah sebagai berikut :
1. Sikap
terhadap sesama
2. Etika
keluarga
3. Etika
profesi
4. Etika
politik
5. Etika
lingkungan
6. Etika
idiologi
Dari sistematika di atas, kita bisa
melihat bahwa ETIKA PROFESI merupakan bidang etika khusus atau terapan yang
merupakan produk dari etika sosial.
B. PENGERTIAN PROFESI
Profesi
Istilah profesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang
berkaitan dengan bidang yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian,
sehingga banyak orang yang bekerja tetap sesuai. Tetapi dengan keahlian saja
yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup disebut profesi. Jadi
profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk
menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.
Ada juga Profesional adalah orang
yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu
dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi.
Yang harus kita ingat dan fahami
betul bahwa “PROFESI” dan “PROFESIONAL” terdapat beberapa perbedaan :
PROFESI :
·
Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus.
·
Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama
(purna waktu).
·
Dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup.
·
Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam.
PROFESIONAL :
·
Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilannya.
·
Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya
itu.
·
Bangga akan pekerjaannya.
CIRI-CIRI PROFESI
Secara umum ada beberapa ciri atau
sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :
1. Adanya pengetahuan khusus, yang
biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan
dan pengalaman yang bertahun-tahun.
2. Adanya kaidah dan standar moral yang
sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya
pada kode etik profesi.
3. Mengabdi pada kepentingan
masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan
pribadi di bawah kepentinganmasyarakat.
4. Ada izin khusus untuk menjalankan
suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan
masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan,
kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus
terlebih dahulu adaizin khusus.
5. Kaum profesional biasanya menjadi
anggota dari suatu profesi.
C. PRINSIP-PRINSIP ETIKA PROFESI :
1. Tanggung jawab
·
Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya.
·
Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain
atau masyarakat pada umumnya.
2. Keadilan
·
Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja
apa yang menjadi haknya.
3. Otonomi
·
Prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional memiliki
dan di beri kebebasan dalam menjalankan profesinya.
SYARAT-SYARAT SUATU PROFESI :
·
Melibatkan kegiatan intelektual.
·
Menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang khusus.
·
Memerlukan persiapan profesional yang alam dan bukan sekedar
latihan.
·
Memerlukan latihan dalam jabatan yang berkesinambungan.
·
Menjanjikan karir hidup dan keanggotaan yang permanen.
·
Mementingkan layanan di atas keuntungan pribadi.
·
Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin
erat.
·
Menentukan baku standarnya sendiri.
D. KODE ETIK PROFESI
Kode
yaitu tanda-tanda atau simbol-simbol yang berupa kata-kata, tulisan atau benda
yang disepakati untuk maksud-maksud tertentu, misalnya untuk menjamin suatu
berita, keputusan atau suatu kesepakatan suatu organisasi. Kode juga dapat
berarti kumpulan peraturan yang sistematis. Kode etik yaitu norma atau azas yang diterima oleh
suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat
maupun di tempat kerja.
TUJUAN KODE ETIK PROFESI
1) Untuk menjunjung tinggi martabat
profesi.
2) Untuk menjaga dan memelihara
kesejahteraan para anggota.
3) Untuk meningkatkan pengabdian para
anggota profesi.
4) Untuk meningkatkan mutu profesi.
5) Untuk meningkatkan mutu organisasi
profesi.
6) Meningkatkan layanan di atas
keuntungan pribadi.
7) Mempunyai organisasi profesional
yang kuat dan terjalin erat.
Menentukan baku standarnya sendiri.
Adapun fungsi dari kode etik profesi
adalah :
1. Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi
tentang prinsip profesionalitas yang digariskan.
2. Sebagai
sarana kontrol sosial bagi masyarakat atasprofesi yang bersangkutan.
3. Mencegah
campur tangan pihak di luar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam
keanggotaan profesi. Etika profesi sangatlah dibutuhkan dalam berbagai bidang.
Study Account
Really Account
No comments:
Post a Comment