Pengandalian Dan Penggunaan Dorongan Eksekutif Diri
MAKALAH ETIKA PROFESI
PENGENDALIAN DAN PENGGUNAAN DORONGAN EKSEKUTIF DIRI
DisusunOleh:
1. AyuWahyuni
2. FadilaAzka
3. Tiara Maretha
Dosen pengampu:
Romadon, S.Pd, M.Pd
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
DIAN CIPTA CENDIKIA KOTABUMI
TAHUN 2019
PENGENDALIAN DAN PENGGUNAAN DORONGAN EKSEKUTIF ANDA
PENDAHULUAN
Dalam setiap perbuatan dan tingkah laku manusia, dorongan itu sangat pentingartinya. Dan hal ini lebih penting lagi dalam bidang usaha, industri, dan dalamorganisasi yang bertujuan untuk melaksanakan atau untuk mengatasi sesuatukesulitan. Salah satu contoh klasik dalam hal ini, ialah kasus J.T. Connor, SekretarisPerdagangan dan Presiden Merck & Co.
Waktu Connor berumur 40 tahun dan salah seorang eksekutif dalam perusahaanMerck itu, Presidennya, Dr. Vannevar Bush yang mau pensiun, mencari seorang yangakan menggantikannya. Bush bertanya kepada 30 orang eksekutif top dalamperusahaan itu, untuk menunjuk pilihannya untuk kedudukan Presiden yang akanlowong itu. Semua mengetahui, sebagai orang yang mempunyai dorongan yang kuat,Connor-lah orangnya. Dan memang kebanyakan dari mereka memilih Connor.
Dan diwaktu Connor ditanya mengenai hal itu, dia berkata : “Saya akan menjadiPresiden yang baru.” Connor memperoleh kedudukan itu. Dia memperolehnya,terutama karena dia mempunyai keyakinan terhadap dirinya sendiri, yang mestidimiliki kebanyakan pengusaha, yaitu : suatu syndrom gaya Muh ammad Ali “SayaYang Terbesar”. Connor naik ke atas karena dia mengetahui, bahwa dia dapatmenangani ke-Presiden-an itu lebih baik dari siapapun juga.
Apakah yang menggerakkan seseor ang seperti Connor untuk kemajuan seperti itu ?
Faktor-faktor apakah yang mendorong anda untuk maju sukses ? Faktor-faktorapakah yang mendorong anda untuk maju sukses ? Selama bertahun-tahun, ahli-ahlipsikologi yakin, hanyalah dorongan-dorongan pokok yang bersifat phisiologis ( yangbersifat jasmaniah)-lah, -yakni seperti rasa lapar, haus dan seks, yang membentukfaktor-faktor motivasi pokok, dan yang mempengaruhi semua tindakan -tindakan kita.
Jadi dengan anggapan itu dinyatakan, bahwa semua dorongan untuk maju,mempunyai dasar-dasar yang sama, yaitu keinginan untuk memuaskan kondisi-kondisi yang bersifat jasmaniah tadi, yaitu kebutuhan-kebutuhan pokok dari biologismanusia. Beberapa ahli malah mengatakan, bahwa hanyalah cara-caranya yangberbeda dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu, yaitu yang dipengaruhi atauditentukan oleh kebudayaan dimana seseorang itu hidup.
6.1. DORONGAN UNTUK MENJADI LEBIH KOMPETEN
Bagaimanapun, penyelidikan atau riset yang dilakukan beberapa ahli-ahli psikologisakhir-akhir ini menyatakan, bahwa orang masih mempunyai kebutuhan dasar yanglain, kebutuhan mana selama ini kurang mendapat perhatian. Kebutuhan yangdimaksudkan ini, mula-mula diselidiki dengan agak mendalam, dua atau tiga tahunyang lalu oleh Dr. Rober White di Universitas Harvard, yang menamakan kebutuhanitu untuk melakukan kompetensi.
White men yatakan, bahwa kebutuhan ini adalah salah satu pendorong yang utamabagi seseorang. Dorongan itu demikian besarnya dan dominannya, kata White,bahkan dalam dunia binatang tingkat yang lebih rendahpun, dorongan itu dijumpai.
Kebutuhan atau keinginan untuk kompetensi ini, mendorong keinginan untukkegiatan eksplorasi atau penyelidikan-penyelidikan yang berbahaya, dan keinginanuntuk menghadapi alam sekitar dengan efektif.
Kemudian oleh dorongan teori dan penyelidikan Dr. White itu, ban yaklah ahli-ahlipsikologi industri, yang mengamati dan menyelidiki tingkah laku laksanawan,sehubungan dengan teori kompetensi itu. Saya sendiri sudah banyak melihat orang istimewa laksanawan-laksanawan perusahaan, yang dalam kemungkinankesanggupannya dapat membuat orang lain dan dirinya sendiri berubah untuk maju,terutama mendapat dorongan dari keinginan untuk memuaskan diri sendiri dengankebutuhan kompetensi ini, didorong oleh keinginan untuk menunjukkankebolehannya. Pada umumnya, mereka itu adalah orang yang haus akan tantangan.
Saya dapat menyebut banyak nama-nama orang yang saya amati sendiri sebagaicontoh. Umpamanya, seorang klien: saya, adalah Presiden dari perusahaan kontruksibangunan. Sesungguhnya sudah tiba masanya pensiun, den gan u ang pensiun yangcukup besar, dan secara logika biasa, dia sudah dapat dengan senang libur danistirahat, dengan menyerahkan perusahaan itu dibawah pimpinan orang-orang lainyang berkompeten.
Tapi dengan pensiun itu, dia merasa seperti hidupnya kurangberarti. Dia berkata kepada saya, “Bahwa tak ada kepuasan yang lebih besar yangsaya alami, selain dari bekerja sebagai Presiden perusahaan itu. Dalam melaksanakanperusahaan itu saya lebih baik dari siapapun juga. Dan kebolehan itulah yangmemuaskan saya, walaupun hal itu banyak memerlukan tenaga fikiran dan keletihan,“katanya. Dalam hubungan ini, itulah sebabnya mengapa banyak orang sesudah terpaksapensiun (pada hal masih bisa bekerja dengan baik), kebanyakan menjadi lekas tua danberpenyakitan, karena mereka itu tidak mempunyai kesempatan atau lapangan lagi,untuk memenuhi kebutuhan untuk menunjukkan atau melaksanakan kompetensi,kebolehan ataupun keunggulannya.
6.2. BAGAIMANA SISTIM TINDAKAN ANDA BEKERJA
Orang seperti tersebut di atas itu, seperti kebanyakan laksanawan top, adalahdorongan oleh suatu kebutuhan untuk keunggulan dan kompetensi. Lebih jauh dariitu, saya cenderung berpendapat, bahwa dorongan motivasi ini sebagai suatu sistemtindakan (action system). Apa yang mendorong seseorang itu dalam tindakannyaialah paduan bersama dari kepala, jantung dan usus, dan pengertiannya akan peranandan gunanya masing-masing.
Beberapa ahli-ahli psikologi yakin, bahwa setiap orang ialah suatu mahluk, sebagaisuatu mahluk dari dorongan jasmaniahnya; beberapa ahli yang lain berkata bahwasetiap orang itu adalah suatu mahluk, sebagai hasil dari alam sekitarnya, atau sebagaisuatu mahluk hasil dari fikirannya sendiri. Pendapat saya sendiri ialah, bahwa setiaporang itu, adalah hasil dari pengaruh-pengaruh kekuatan dari dalam dirinya sendir yang berpadu dan saling mempengaruhi dengan kekuatan dari luar yang salingmempengaruhi secara kontinu.
Berikut ini adalah suatu contoh yang lain, yang didorong oleh kompetensi dalambidang lain. Sekarang ini, penggubah sandiwara yang masyur Noel Coward sedangmencapai umurnya dalam pertengahan enampuluhan. Walaupun dengan umur setuaitu , dengan gigih dia (Noel Coward) terus bekerja, tanpa mengendorkan kegiatannya,walaupun dia menderita berbagai macam penyakit. Mengomentari kegiatannya diatas panggung dan di muka televisi, London Times menulis: “Inilah seorang genius,yang tetap berada di puncak …. hanya karena dia mengabdikan kehidupannya bukankepada pendapat-pendapat gerakan-gerakan kepanggungan, tapi semata-matakegiatannya didorong oleh suatu dorongan, agar mutu pekerjaannya menurutkesanggupannya yang sebaik-baiknya. “Pendeknya: Noel Coward didorong olehsuatu keinginan untuk unggul.
6.3. MENGHADAPI DORONGAN-DORONGAN ANDA
Jika semua hal-hal di atas itu benar, maka pertanyaan ialah “Bagaimana andamenghadapi dorongan-dorongan anda secara lebih efektif ?”Yang terutama ialah, tidaklah cukup untuk menjadi sibuk saja. Adalah tidak cukupuntuk mempunyai energi yang cukup banyak untuk dipergunakan. Seseo rang yangmempunyai suatu tingkat kegiatan yang tinggi, belum tentu menghadapi alamsekitarnya dengan efektif. Adalah mungkin juga untuk menjadi sangat percayaterhadap diri sendiri, dan sangat aktif, dengan hanya menggunakan sedikit tenagasaja. Umpamanya Voltaire, penulis Perancis yang termasyur dalam abad ke-18,seorang ahli filsafat dan pengusaha, mempunyai sangat sedikit saja tenaga jasmaniah.
Secara jasmaniah atau physik, dia adalah rongsokan. Sejak anak-anak, dari ibunyadia (Voltaire) sudah dihinggapi penyakit tbc., beberapa kali diserang penyakitsampar, reumatik, tuli, kabur pandangannya, lumpuh, dan banyak penyakit-penyakitlainnya.
Walaupun begitu, dia sanggup juga menghimpun dan memobilisasi bakat atautalenta-nya yang unik itu, mempergunakannya dengan sangat efektif. Diamemperoleh banyak keuntungan dengan meminjamkan uang, dengan berspekulasi,dengan melibatkan dirinya dengan berbagai ragam usaha dagang, dengan berjualantekstil dan permata berlian, dan dalam hal itu semua, dia termasyur ke seluruh duniaakan keunggulannya dalam bidang filsafat, literatur, dan berdebat. Kebanyakankegiatan-kegiatan Voltaire dilaksanakannya, dengan tidak menggunakan enerjinyasecara sembrono. Tapi, dia adalah seorang, yang sangat teratur dan sangat efisienhidupnya.
6.4. KESIBUKAN HARUS EFESIEN
Saya mengenal banyak para laksan awan yang tetap sibuk saja. Mereka mencurahkanhidupnya ke perusahaan mereka. Mereka bek erja keras. Merek a itu selalu bergerakdan berbuat sesuatu.
Tetapi problema mereka yang umum ialah, bahwa walaupun mereka itu sudahmengeluarkan demikian banyak tenaga, pekerjaan mereka belum beres juga. Merekaitu selalu memadamkan api-api yang kecil, sedang yang besar dibiarkannya mengamuk tidak terkontrol. Mereka itu adalah didorong keinginan untukmelaksanakan kompetensi dan keunggulan. Tetapi mereka itu umumnya gagal.
Sibuk terus saja adalah tidak cukup. Melainkan anda harus mengarahkan usaha-usaha anda. Anda harus meng-efesienkan pemakaian energi anda. Kalau tidakdemikian, maka semua energi yan g anda keluarkan, akan berhamburan dan kurang nyata hasilnya. Anda tak akan dapat memenan gkan perlombaan, kalau jalan andaberkelok-kelok, tidak melalui rel perjalanan.
Bagaimana anda mengikuti atau melalui rel atau saluran perjalanan untuk meng-efesienkan tenaga ? Bagaimana anda dapat untuk lebih efektif dalam menghadapi danmenanghadapi dan menangani situasi-situasi perusahaan anda, dan bawahan anda ?
Keterangan dalam bab berikut nanti, akan memberi anda beberapa saran-saran yangpraktis untuk menolong anda dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.
6.5. JANGANLAH MEREMEHKAN KELEBIHANDAN KEUNGGULAN YANG SEDIKIT
Janganlah memandan g atau menganggap enteng tentang kelebihan atau keunggulanyang sedikit atau tipis. Perbedaan yang kadang-kadang sangat tipis itu, dalam halkelebihan atau keunggulan, sering kali sangat besar arti dan akibatnya. Kemenanganseekor kuda lomba di London, seringkali han ya ditentukan oleh kelebihan satu cmsaja. Orang yang sukses dan efektif, sering h anya sedikit saja kelebihannya darisaingannya.
Dr. David Wechsler, pemimpin ahli-ahli psikologi di bagian psikiater di Rumah SakitNew York dalam suatu bukunya “The Range of Human Capacities”, buku yangpaling baik dalam bidang ini, menerangkan kesimpulan-kesimpulan seperti berikut:
Perbedaan-perbedaan yang memisahkan dan membedakan satu orang denganorang lainnya, dalam masing-masing atau semua kesanggupan-kesanggupannyaadalah kecil sekali …. Dan jika dibandin gkan dengan ratio-ratio atauperbandingan-perbandingan lainnya, seperti perbandingan-perbandingan dalamalam raya angkasa, maka perbedaan itu adalah sangat tidak berarti.
Dalam suatu dunia dimana kekuatan-kekuatan, gelombang gelombang cahaya,getaran dan jarak yang berlaku, dimana perbedaan-perbedaan itu sering berjuta-juta kali dari yang lain, maka perbedaan antara satu orang dengan orang lainnyaitu, sangatlah kecil nampaknya. Orang tak usah mengarahkan pandangan ke bidang astronomi untuk membuat perbandingan yang menyolok; bahkan daribidang atau makhluk hiduppun dapat diambil sebagai contoh.
Umpamanyasungguh sangat kecil perbedaan dan variasi dalam tinggi rendahnya manusiaatau besar kecilnya mereka itu, jika dibandingkan dengan keragaman danperbedaan-perbedaan tinggi rendahnya pohon-pohonan, dan dengan perbedaankecepatan terbang yang jauh berbeda dalam beberapa kalan gan jenis burung-burung.
Tapi seperti ditunjukkan oleh Dr. Wechsler juga, adalah pasti benar, bahwaperbedaan-perbedaan kecil yang ada di antara tingkat atau ranking kesanggupanmanusia itu dapat menghasilkan akibat-akibat yang besar. Perbedaan antara 5 kaki 11inchi dengan 6 kaki ad alah kecil sekali. Tapi kesanggupan untuk melompatinya dengan suatu tambahan satu inchi dalam hal-hal darurat, mungkin dapatmenyelamatkan jiwa manusia.
Dalam istilah-istilah yang bersifat humor, Dr. Wechsler berkata bahwa seandainyahidung Cleopatra lebih panjang satu inchi lagi maka mungkin sekali muka atausejarah benua Erop ah akan berubah, yaitu tidak akan seperti yang sudah terjadisampai sekarang ini. Sebab dengan demikian, mungkin sekali Caesar tidak begitutertarik kepada r atu itu. Ini adalah suatu contoh yang menunjukkan bahwa mun gkinsaja bentuk perbedaan itu sangat kecil sekali, tapi bentuk atau akibat yangditimbulkann ya adalah besar sekali.
Sesungguhnya, filsafat tentang kelebihan atau keunggulan yang sedikit, walaupunjarang dibicarakan dalam bidang itu, adalah segi yang terpenting dari kemajuanperusahaan. Perbedaan-perbedaan dalam kualita antara berbagai macam produksiadalah nyata, tapi biasanya besar perbedaan itu seperti halnya dengan hidung Cleopatra, perbedaan dimensi itu adalah sangat kecil, tapi kadang-kadangmenentukan sekali.
6.6. BUKAN “BERAPA BANYAKNYA” TAPI“BAGAIMANA MENGGUNAKANNYA”
Sebagai contoh, pembuat atau tukang-tukang arloji di Swiss untuk usaha mengatasisaingan-saingan dan untuk memperoleh keuntungan dan kemajuan dalam penjualanarloji bukan menyandarkan diri atau politiknya kepada harga yang lebih murah. Jugamereka itu tidak mencoba mendasarkann ya kepada tenaga buruh yang murah. Tapiuntuk mengatasi persaingan yang semakin meningkat, mereka itu mengarahkan danmengalihkan perhatian usaha mereka kepada produksi yang lebih baik, sehinggadengan demikian mereka itu dapat merubah harga yang lebih tinggi.
Banyak lagi contoh-contoh yang dapat kita kemukakan bahwa perbedaan-perbedaanyang besar itu, seringkali ditentukan oleh perbedaan-perbedaan yang sangat kecilsaja. Apa yang mesti anda fahami ialah, bahwa perbedaan yang sedikit ini, yang kadang-kadang nampakn ya seperti tidak berarti, pada kenyataannya menimbulkanperbedaan-perbedaan yang sangat berarti di dunia ini. Karena itu, anda mestilah lebihmemperhatikan perbedaan atau kelebihan anda, betapapun keciln ya. Jika anda sedikitlebih baik dari teman-teman sebaya anda dalam hal komunikasi dengan p ara pekerja,maka pergunakanlah setiap kesempatan yang ada untuk melakukan hal itu seseringmungkin. Jika anda sedikit lebih baik dalam menulis laporan teknis, maka cobalahuntuk menulis lebih baik lagi dari tulisan anda yang lalu. Jika anda sedikit lebih baikdalam hal berpidato dari atasan anda, mintalah dengan bijaksana kalau-kalau diadapat anda tolong untuk menyusun dan melakukan sebagian dari pidatonya.
Bersama dengan hal seperti itu juga, jika hasil atau produksi maupun barang yanganda jual, han ya sedikit saja lebih baik dari saingan anda, tonjolkanlah perbedaanyang sedikit itu. Jelaskanlah hal itu. Tentu saja dalam hal ini anda dapat membuatsebuah bukit menjadi sebuah gunun g. Jangan dilebih-lebihkan tapi tekankanlahbahwa ada suatu perbedaan.
6.7. PISAHKANLAH YANG PENTING DARI YANG KURANG DAN TIDAK PENTING
Sangat sering terjadi, dalam tekanan-tekanan situasi perusahaan, para manajerberjuang dengan kecemasan mereka. Masalah-masalah nampak b ermunculan tidakberkeputusan. Tidak p eduli betapapun baiknya manajer itu bekerja dan dalam urutanmana problema-problema itu ditandai dan diatasi, mereka itu asal berbuat saja.Tapi cara ini adalah suatu approach yang salah, yang merusak diri sendiri. Seorangmanajer seperti itu akan menjadi terpecah-pecah atau seperti dikoyak-koyak kearahbegitu banyak jurusan-jurusan, sehingga tenaganya terhambur-hambur.
Suatu approach yang lebih ko nstruktif ialah dengan memisahkan atau mengisolasi yangpenting dari yang kurang penting dan dengan menentukan proyek-proyek mana yangharus lebih didahulukan; Maka dengan begitu arahkanlah semua usaha dan ener gianda kepada proyek yang terpenting pada saat itu.
“Alcoholics Anonymus” yaitu suatu perkumpulan yang berusaha untuk melepaskandiri dari perbudakan alko hol, mempunyai suatu do’a yang membawa kembali banyakorang pemabuk menjadi sehat, lepas dari perbudakan alkohol. Doa itu sebagaiberikut: O Tuhan, berilah saya ketabahan dan ketenangan untuk menerima hal-hal yangtidak dapat saya ubah.
Berilah saya keberanian untuk merubah hal-hal yang dapat dan harus dirubahdanO Tuhan, berilah saya kebijaksanaan untuk mengetahui perbedaan-p erbedaanitu.
Untuk mengetahui perbedaan adalah hal yang sukar, teristimewa dalam keadaansetiap problema-problema seperti “menjerit” untuk diperhatikan dan ditangani, danotak anda mendesak untuk men yelesaikan masalah-masalah itu. Tapi anda barulahdapat lebih berfungsi, jika dalam keadaan penyelesaian problema atau masalah yangsemuanya seperti mendesak untuk diselesaikan itu, anda mengingat dan bersikapbahwa masih ada hari esok, dan karena itu pekerjaan-pekerjaan atau masalah yangkurang penting dapat dipisahkan, menunggu untuk diselesaikan kemudian. Bentukpenundaan yang dapat diterima seperti ini, secara rationil dapat diterima denganmengatakan terhadap diri sendiri, “Memang saya menunda pelaksanaan ataupemecahan problema itu. Tapi saya ketahui dengan jelas, bahwa penundaan itu akanmemberi kesempatan kepada saya untuk memberi perhatian yang lebih baikbesoknya, karena saya akan memperoleh waktu yang lebih banyak untukmenyelesaikannya.”
Tentu saja saya tidak berkata dengan jujur, jika saya tidak men gakui, bahwa denganberbuat seperti itu, anda dapat menciptakan beberapa problema-problema. Tentusaja, hari esok akan mempun yai batas waktu juga dengan masalah-masalah dan tekanan serta tekanan-tekanan yang timbul pada hari itu, sehingga karena itu proyekatau masalah yang anda tunda penyelesaiannya untuk besok, mungkin saja tidakmemperoleh cukup lagi perhatian dan waktu atau kesunggu han dalampenyelesaiannya sebagai yang anda rencanakan atau anda janjikan dalam harisebelumnya. Pad a kenyataannya dalam k uliah saya, saya sering memperingatkanmahasiswa dan berkata kepada mereka. “Kalau anda mempelajarinya, maka tidakada batas-batas waktu, tekanan-tekanan dan desakan lain, pelajaran-pelajaran lain,dan test-test lain”.Saya tidak menyangkal bahwa dengan begitu konflik diciptakan.
Tapi saya dapatmemberitahukan suatu jalan untuk memecahkan konflik itu. Seorang Presiden darisuatu perusahaan yang saya kenal dengan baik, sudah menciptakan suatu sistem yang memisahkan “lowpriority items” (hal-h al yang kurang penting), yang oleh paralaksanawan ditandai dengan “di tunda buat hari esok”. Dia memerintahkan paralaksanawannya untuk bekerja pada hari Sabtu pagi, untuk bekerja men yelesaikanitem-item atau masalah-masalah kecil, yang pelaksanaannya tertunda dalam minggusebelumnya.
Setiap orang laksanawan mempun yai dua file atau map dalam mejanya. Salah satumap ditandai dengan “segera” dan yang satu lagi ditandai den gan “Hari Sabtu”.Secara seragam, berkas atau surat dan masalah yang didalam map “Hari Sabtu”,berisi semua masalah dan paper work yang dapat menunggu penyelesaiannya sampaihari Sabtu ini mesti dituruti dengan ketat, karena pada hari Seninnya pekerjaan rutinakan mulai lagi seperti biasa.Tentu saja, kadang-kadang file atau map hari Sabtu itu terlalu tebal. Ini berarti tidaklain : yaitu para laksanawan tidak mengadakan perbedaan yang wajar antara apa yangseharusn ya dilakukan d engan segera dan mana yang dapat menunggu. Yaitu merekaitu tidak menggolongk annya menurut prioritasnya, tapi sesungguhnya hanya melulupenundaan.
6.8. SEPULUH JALAN UNTUK MEMAKSIMAL KANTENAGA DAN DORONGAN
Disini kita akan membicarakan sepuluh jalan atau saran, untuk menghadapi secaraefektif, dan meyakinkan masalah-masalah atau kejadian-kejadian perusahaan andasehari-hari. Setiap saat di bawah ini, akan menambah ke-efesienan penggunaantenaga dan untuk melancarkan jalan untuk pertambahan pengaruh.
1. Beberapa Ketidak Efesienan Berguna Juga
Tetaplah luwes dan flexible. Janganlah demikian efisien-nya sehingga anda tak dapatberubah dan beralih menyesuaikan diri sesuai dengan peralihan angin. Janganlahdemikian terikat atau terpaku terhadap suatu pro yek atau terhadap suatu metodepelaksanaan, sehin gga anda tidak dapat bergerak terhadap yang lain.
Saya melihat,bahwa para laksanawan yang sangat efisien dalam salah satu jenis kegiatan, pada umumnya menjadi tidak berguna dalam situasi-situasi yang lain. Adalah jaransekali, dimana seorang laksanawan dapat melaksanakan segala hal d engan baik, yangsecara sempurna cocok untuk setiap pekerjaan. Sejumlah kecil ketidak efisien-an,malah menolong seseorang untuk survive, jika alam sekitar berubah.Jika anda berusaha mempelajari dan mencari jejak perkembangan mah luk-mahlukhidup dari zaman dahulu kala, maka anda akan menemukan suatu pengamatan yangsangat menarik. Yaitu anda akan menemukan bahwa binatang dan tumbuhan-tumbuhan yang paling efisien, adalah justru jenis mahluk yang pertama mati hilangdari permukaan bumi dan menjadi fosil.
Beberapa tumbuh-tumbuhan dan bnatangdemikian efisien-nya dalam suatu jenis atau corak alam sekitar yang tertentu, tetapisesudah alam sekitar atau lingkungannya itu berubah, mereka tidak dapat lagimenyesuaikan dirinya, dan menjadi musnah. Justru tumbuh-tumbuhan dan binatang-binatang yang dapat bertahan terus hidup (survive) ialah jenis mahluk yang kurangefisien. Sebagai contoh, reptil seperti buaya, cicak, ular dan katak, ad alah jenisbinatang yang san gat tidak efisien, baik di darat maupun di laut. Tapi mereka itudapat juga survive, terus dapat bertahan hidup, hanya kar ena mereka itu dapatmenyesuaikan diri terhadap salah satu lingkungan itu.
2. Atur dan Rencanakanlah Tujuan-Tujuan yang Efektif
Sepanjang buku ini, anda akan tetap melihat kaitan yang terus menerus kepadaperencanaan tujuan-tujuan yang efektif. Cita-cita dan tujuan-tujuan jangka pendekadalah sangat penting untuk perbuatan dan tindakan-tindakan business yang pantas,
dan juga penting untuk diri sendiri. Masalah ini akan kita ulangi lagimembicarakannya secara terperinci, teristimewa pada bab delapan nantiBagaimanapun, disamping hubun gannya dengan penggunaan tenaga secara lebihekonomis, saya akan sarankan : Tentukan dan rencanakanlah suatu tujuan untuk anda sendiri dan buat departemen anda, yaitu sedikit di atas apa yang anda ketahui secarapositif akan dapat anda peroleh atau anda capai dengan usaha yang pantas.
Secara ideal, suatu tujuan haruslah menarik anda untuk tetap bergairah mencapainya. Dan dalam keadaan anda bergerak maju, jarak anda ke tempat tujuan akan semakinpendek, sehingga keyakinan anda untuk terus maju menjadi lebih besar. Dan lagi,sesudah anda mencapai tujuan anda, anda haruslah membentuk suatu tujuan yangbaru, yang dapat anda jangkau.
Alfred J. Morgan, seorang Presiden perusahaan dan yang mempunyai titel Ph.D.dalam ilmu psikologi, membuat suatu eksperimen yang menarik dalam fabriknya. Marrow tertarik, sebagai kebanyakan pengusaha, untuk mempunyai pekerja-pekerjayang baru untuk mencapai hasil pekerjaan yang optimal, dan mencapainya dalamwaktu yang secepat mun gkin. Dia mulai mencoba metode-metode pendorong yangberlainan kep ada pekerja-pekerja yang baru dan kurang terlatih itu, untuk mencapaistandard atau ukuran-ukuran prestasi orang yang terlatih.
Dengan suatu kelompok lain, Marrow menentukan suatu tujuan yang sukar untukdicapai. Dia memerintahkan pekerja-pekerja yang tidak terlatih untuk mencapaiquota mereka d alam waktu 12 minggu sesudah merek a dipekerjakan. Adalah menarik sekali, bahwa sesudah 14 minggu kelompok itu hanya mencap ai 66 persensaja dari standard prestasi. Orang-orang dalam kelompok ini, setengahnyakehilangan tujuannya.
Dengan kelompok kedua, yang juga sama-sama tidak terlatih, Marrow menentukantujuan mingguan. Tujuan-tujuan adalah progresif : yaitu setiap tujuan berikutnyaadalah sedikit lebih sukar da ambisius dari tujuan atau terget yan g sudah dicapai seminggu yang lewat. Dalam keadaan tingkat kecakapan pekerja-pekerja bertambah,demikian juga tujuan makin ditingkatkan. Pada akhir dari 14 minggu yangditentukan, rata-rata anggota dari kelompok kedua itu sudah mencapai suatu standardkecakapan yang sama atau setaraf dengan seorang operator yang ahli.
Dr. Kurt Lewin, yang mendirikan Pusat Riset dari Group Dynamics yakin, bahwaeksperimen ini banyak memberi pelajaran kepada laksanawan-laksanawan danpengusaha-pengusaha, teristimewa buat manajer yang mengawasi produksi.
“Seorang yang sukses”, kata Lewin, “ialah yang biasa menetapkan dan merencanakantujuan-tujuannya, tujuan yan g tidak terlalu tinggi di atas prestasinya yang terakhir.Denganjalanini, diatetapmeningkatkandayaaspirasinya.
Walaupun dalam jangka panjang, dia dibimbing oleh tujuann ya yang ideal, yangmungkin agak tinggi, tapi tujuan riilnya untuk langkah berikutnya, tetaplah realistisdekat kepada prestasinya sekarang ini. Lewin berkata, bahwa orang yang tidaksukses, cenderung untuk mengadakan salah satu kesalahan dari dua kesalahan-kesalahan berikutn ya: Dia menentukan tujuannya terlalu rendah, sering dibawahprestasinya yan g lewat. Atau “dia menentukan tujuannya jauh di ataskesanggupannya. Kelakuan terakhir umumnya lebih sering terjadi.”
3. Persiapkanlah Diri Anda Sendiri
Salah satu jalan yang terbaik untuk memobilisasi talenta anda, ialah denganmengetahui issu-issu yang menjadi taruhan, dan mempersiapkan diri dengan lebihbaik dari siapapun untuk menghadapinya. Saya men genal seorang laksanawan,seorang Presiden dari perusahaan, tang sangat baik mempersiapkan dirinya sendiri,setiap firmanya menghadapi suatu masalah penggabungan dan kerja sama. Orang itumelatih dirinya sendiri, secara physik dan mental, tak ubahnya seperti persiapanseorang petinju yang akan menghadapi suatu pertarungan. Dia tidak minum-minuman keras selama waktu itu, tidak terlambat tidur, dan dengan makanan yangbaik (tapi tidak berlemak).
Berminggu-minggu sebelumnya, dia sudah melakukanperundingan-perundingan kecil. Mengapa ? Dia memberitahukan saya, bahwa diaingin memelihara suatu ketajaman dan kesegaran mental dan fikir an. “Saya berusaha untuk tidak berbuat suatu kealah an yang kecil sekalipun”, katanya, dan memanghasilnya adalah baik sekali. Dia jarang mengadakan kesalahan dalam perundingan-perundingan penggabungan itu.
Waktu Arthur Goldberg menjadi Menteri Perburuhan di bawah Presiden :J. Kennedy, dia berkata: Bahwa dia selalu men yusun dokumen-dokumennya teratursedemikian rupa, dengan persiapan sepenuhnya untuk menjawab setiap pertanyaan yang layak, yang mungkindiajukanPresidenkepadanya.
4. Janganlah Mencoba Untuk Menjadi Seorang yang Ahli Dalam Setiap Hal
Tidak mungkin anda ahli dalam segala bidang dan setiap hal, dan untuk mencobanyaadalah suatu kebodohan. Sangat sedikit orang yang ahli dan besar dalam banyakbidang. Leonardo da Vinci dan Edison, yang ahli dalam banyak bidang itu, adalahorang yang sangat jaran g terdapat. Tapi untuk kebanyakan orang, ad alah sangat sukamenjadi ahli. Seseorang yang ahli dalam suatu bidang, dan yang men gakui denganjujur bahwa dalam bidang yang lain pen getahuannya han ya sedikit, atau tidak adasama sekali, adalah jauh lebih disegani dari orang yang mengatakan, bahwa diamengetahui dan ahli dalam banyak bidang.
Yang terbaik ialah, jika anda memakai tongkat ukuran yang berlainan untuk andasendiri, jika anda turut serta dalam ban yak kegiatan-kegiatan. Gunakanlah suatukriteria atau ukuran yang ketat untuk spesialisasi anda. Dan kendorkanlah standarditu sedikit, jika anda bekerja di luar spesialisasi anda.
Sebagai contoh, anda mungkin seorang “decision maker” atau pembuat keputusanyang jitu, dan seorang ahli keuangan. Tapi kalau anda berada dalam lapangan golf,apakah tidak salah kalau anda mencoba-cob a juga berusaha bermain sepertiA. Palmer, pemain unggul Amerika ? Atau kalau anda di tempat dansa, apakah andaakan membandingkan dansa anda dengan keahlian Arthur Murray? Tentu saja andaharus mencoba untuk berbuat dan melaksanakannya den gan sebaik-baiknya. Tapiingatlah, bahwa anda tidak mempunyai waktu untuk menjadi ahli dalam segala hal.
Seperti dikatakan Charlie Chaplin, “Kita semua adalah amateur, karena kita tidakmempun yai umur yang cukup panjang untuk menjadi profesional yang sejati.”Dan disinilah kegunaan kegiatan-kegiatan waktu terluang, yaitu dengan kegiatanseperti itu, anda dapat mengendorkan standard- standard anda. Anda mengetahui,bahwa anda tak perlu jadi jagoan untuk sukses, dan kalau anda menerima konsep ini,maka setiap kegiatan di waktu terluang, akan menyenangkan, tidak perduli betapaterbelakangnya anda dalam bidang atau permainan itu. Saya sendiri selalu merasasenang dan merasa puas dalam permainan golf, walaupun dalam hal itu, sayatermasuk orang yang tidak begitu baik dalam bermain. Saya puas d engan keadaansaya yang kurang kompeten dalam permainan itu, menjadi relaks atau santai, dankemudian kembali ke pekerjaan saya yang sesungguhnya, den gan keadaan segar danlebih baik untuk melakukannya lagi.
5. Sadarilah Kemampuan-Kemampuan Anda dan Terimalah Kekurangan-Kekurangan Anda
Akuilah, bahwa anda adalah manusia biasa. Bahwa anda dapat juga marah,mempun yai doron gan seksual, dan kadang-kadang mempunyai tindakan-tindakanyang dapat merusaka diri sendiri. Janganlah coba untuk menjadi seorang penulisbesar itu. Dan jangan coba den gan paksa untuk menjadi seorang penjual yang ulung,jika memang kemampuan anda untuk itu sedan g-sedang saja. Anda harusmembiarkan anda sendiri dengan seikit kelemahan-kelemahan. Penerimaankelemahan seperti itu, bukanlah berarti penyerahan.
Perhatikan nasehat di bawah ini, yang diberikan oleh ahli filsafat Gracian :
“Sadarilah segi-segi kelemahan anda. Banyak orang, sekiranya dia tidak mempunyaibeberapa kekurangan -k ekurangan yang tertentu, akan dapat mencapai puncakkemajuan…. Beberapa bagian, kekurangan kesungguhan, yaitu suatu noda yang biasa merusak bak at yang besar.
Yang lain kurang kesopanan, keramahan dan kehalusanperasaan, kekurangan mana sering mengurangi sokongan dan kerja sama dari oranglain. Beberapa or ang kekurangan kesanggupan eksekutif; yang lain kekuranganpengekangan diri. Semua kekuran gan-kekurangan itu, jika sudah disadari dandiperhatikan, akan bisa di perbaiki dengan mudah, yaitu dengan jalan kompensasi,dan dengan hati-hati, kompensasi itu akan menjadikan perbaikan-perb aikan yangwajar”.
6. Taksir dan Nilailah Pengaruh Anda Terhadap Orang Lain
Setiap orang memerlukan untuk memperoleh beberapa “feedback” (pengaruh arusbalik) dari orang lain, untuk mengetahui sampai dimana tingkat pengaruh pribadinya atau perbuatann ya terhadap orang lain itu. “Feedback ” yang men yenangkan, tentusaja lebih mudah ditangkap dan dianggap, karena menyenangkan. Tapi feedbackyang tidak menyenangkan (seperti kritik atau pernyataan amarah oran g terhadapsesuatu tingkah laku kita yang salah atau tidak baik), justru sering dapat lebihberharga buat kita, sebab dengan demikian, ada kemungkinan kita untuk mengadakankoresksi dan perbaikan.
Sebagai contoh, saya memperoleh sejumlah dasar feedback dari teman-teman saya.Dan pada kenyataann ya, justru sahabat saya yang palin g baik yang memberitahukansaya, kapan saya berbuat kesalahan-kesalahan itu. Feedback seperti itu sering terasasakit dan tidak menyenangk an, tapi saya berterima kasih terhadap feedback itu.
Sebab akibatn ya, kalau tidak karena feedback itu, bisa saja saya terus menerusmembuat kesalahan-kesalahan itu, dan karenan ya saya akan bertambah rugi.Anda tidak dapat mengungkapkan atau membeberkan kecemasan anda dengan bertan ya secara langsung dan terus terang, “Bagaiman akah perbuatan dan tingk ahlaku saya ? “Dalam h al atau kasus seperti itu, mungkin sekali anda tidak akanmemperoleh jawaban-jawaban yang benar dan objektif. Suatu jalan yang lebih baikuntuk menaksir bagaimana pendapat dan anggapan orang lain terhadap anda, ialahdengan men guji jenis-jenis permasalahan atau persoalan yan g ditan yakan ataudihadapkan orang lain terhadap anda, untuk dipecahkan. Nyatanya, jika mereka itumembawa atau menan yakan kepada anda masalah-masalah yang sukar dan malahberat. Itulah tandanya bahwa mereka itu menilai anda tinggi. Sebaliknya, jika oranglain itu tidak menilai anda tinggi atai mengan ggap anda tidak bermutu, orang itu tidakakan pernah meminta nasehat atau pertimbangan anda.
Amatilah orang dikala anda sedang bebricara dengan mereka. Apakah yang merekalakukan, atau bagaimana suasana wajah mereka diwaktu anda sedang berbicaradengan mereka itu? Apakah ada perhatian mereka? Atau apakah mereka mencari sesuatu alasan atau dalih untuk menghentikan pembicaraan anda itu, dan nampakseperti hendak mau meninggalkannya? Apakah mereka itu, mudah menyimpulkanperhatiannya? Jenis informasi macam manakah, yang oleh teman anda, atasan atau bawahan anda, diminta untuk anda perhatikan? Memo apakah yang anda terima? Kegiatan-kegiatanapakahyan g dimintateman andauntukandaikut ?
Tujuan dari semua ini ialah, untuk mengembangkan suatu kesadaran anda tentangdunia sekeliling anda, dan supaya anda dapat menyesuaikan diri. Janganlah sepertikeadaan beberapa orang politikus dalam sejarah, yang kemudian mengalami suatutragedi yang pahit. Mereka masih tetap memegang anggapan dan pendapat yangsalah terh adap pengaruh mereka terhadap orang lain, terh adap rakyatnya. Barulahsesudah suatu keadaan menjadi gawat, mereka terkejut dan terperanjat, bahwa sikapdan reaksi orang lain itu, sudah sangat berlainan dari harapan dan anggapannyasemula.
7. Ulangi Sukses-Sukses Anda
Dikala anda sudah mencapai tangga pertengahan dari jenjang kenaikan eksekutifanda, anda mesti mengamati dan memperhatikan kapan tingkah laku atau tindakan-tindakan anda yang membawa kesuksesan dan yang menyenangkan orang,dan kapantidak. Pilih dan tandailah hal-hal yan g anda ingini untuk anda kerjakan, hal-hal yangmembawa kesuksesan anda. Pusatkanlah perh atian dan usaha anda kep adanya.
Bersamaan dengan itu, tandai dan isolasilah bidang-bidang dimana anda mungkinsekali kurang sukses, dan janganlah boroskan waktu dan tenaga anda dalam kegiatan-kegiatan serupa itu, kecuali kalau anda ada terikat kepada jenis kegiatan itu. Seoranganak yang berperawakan kecil dan kerdil, adalah bodoh jika dia memboroskantenaganya dalam permainan sepak bola, sedang dia mengetahui, bahwa diamempunyai kesempatan yang lebih besar untuk sukses dalam permainan “baseball”.Bermainlah dalam bidang-bidang yang lebih menimbulkan kegairahan dan kekuatananda.
8. Belajarlah Dari Kegagalan-Kegagalan Anda
Anda tidak akan pernah memperoleh kepercayaan terhadap diri sendiri, d engan hanyaberkata terhadap diri sen diri, akan apa yang dapat anda perbuat untuk mencapainya. Cobalah praktekkan beberapa pelajaran-pelajaran yang sudah anda pelajari. Jika andagagal, cobalah lagi. Dengan unsur nasib saja, jika anda mencoban ya dengan cukupbanyak, mungkin anda akan berhasil.
Banyak orang masyur yang memperoleh sukses, dengan segera mengangkat dirisendiri dan memulai usahanya lagi, walaupun sudah mengalami kegagalan-kegagalanyang gawat. Mereka menyadari, bahwa semua kehidupan adalah suatu pengalamanbelajar, bahwa dalam keadaan kalah dan gagal, mereka memperoleh sesuatupelajaran, yang dapat mencegah mereka untuk menemui kegagalan lagi. Dalampercobaannya untuk memperoleh suatu batter y, Edison sudah membuat seribu macampercobaan, yang tidak juga berhasil, tapi dia meneruskan percobaannya juga. Dengankegagalan itu dia berkata : “Baiklah, sekarang saya mengetahui seribu cara atau jalanyang tidak dapat menghasilkan suatu battery”. Artinya jalan-jalan yang salah itusudah diketahuinya sebanyak seribu jalan, yang tidak akan dilaluin ya lagi.
Ilmu yang sesungguhnya dari seorang ahli atau profesional ialah, dia tidakmemandang kehidupan itu dalam istilah sukses atau gagal, tapi dalam istilah darisuatu pen galaman belajar. Dengan begitu, ahli-ahli itu mempraktekkan apa yangdipelajarinya.Hanya dengan keterbukaan, dengan berbuat kesalahan-kesalahan dan d engan resikokegagalan dan kerugian, orang d apat belajar. Dikala John Kennedy kalah dalamsuatu pemilihan untuk memperubutkan calon wakil Presiden tahun 1956, yaitukekalahannya terhadap Estes Kef auver, dia tidak putus asa dan berhenti.
Tapisebaliknya dia berkata : “Baiklah, sekarang kita sudah mengetahui kesalahan-kesalahan yang kita perbuat. Sekarang kita sudah mengetahui apa yang harus kitaperbuat untuk menang. Pada tahun 1960 nanti, kita akan melaksanakan pekerjaanyang besar itu lagi.” Dan sebagai kita ketahui, pada pemilihan tahun 1960 itu,
Kennedy memenangkan, bukan lagi Wakil Presiden, tapi bahkan sebagai Presiden. Tentu saja, kalau, kegagalan terlalu banyak, akan menimbulkan frustasi dankemunduran. Tetapi sebagian besar kegagalan itu akan dapat dihindari, kalau kitamengetahui dengan jelas sebab-sebabnya. Sebab-sebab kegagalan itu, boleh jadikarena anda melakukan fungsi yang salah. Atau barangkali, walaupun andamelakukan fungsi yang benar, tapi anda mencoba melaksanakan dan mencapai tujuanyang terlalu tinggi, Jika masalahnya memang yang terakhir ini, maka itulah tandanyaanda tidak menyusun dan menentukan tujuan-tujuan anda secara wajar. Cobalahmengambil dan menyelesaikan langkah-langkah yang pendek, dan buat pertamalaksanakanlah hal-hal yang kecil.Jika dalam hal demikian, anda masih gagal juga, maka akuilah keterbatasan anda, danberhentilah mencoba untuk menjadi seorang profesional atau ahli dalam kegiatan ataubidang tertentu itu.
9. Carilah Seorang Manajer dan Pelatih Yang Baik
Carilah seorang yan g akan menolong anda dalam menilai dan menaksir pekerjaananda dengan jujur, dan yang dapat menolong anda untuk melihat dan menilai sesuatudengan objektif. Orang itu haruslah seorang, yang umpamanya dapat memberi tahu anda, apakah anda harus menghentikan sesuatu usaha atau kegiatan, karena sudahterlalu sering gagal. Atau yang mendorong anda, agar terus mengusahakannyadengan pengetahuan yang baru dan cara-cara yang baru.
Seorang manajer atau pembimbing yang baik, ialah juga semacam o rang yangmendorong anda den gan cukup, tapi tidak berlebih-lebihan. Dan yang mendoronganda untuk mencoba dan berusaha lebih kuat lagi, tanpa menimbulkan rasa tidaksenang dari anda, dan yang selalu bersedia, untuk menolong anda jika andamembutuhkan pertolongan dan saran.
Seorang manajer penjualan (sales manager)yang baik, akan dapat melakukan fungsi itu. Demikian juga seo rang istri yang mengerti. Atau seorang Presiden perusahaan yang baik, seorang ahli psikologiindustri, bahkan seorang guru dan kenalan yang mengerti masalahnya.Teman saya sendiri, mempunyai su atu perusahaan yang tidak begitu maju, walaupundia mempun yai cukup modal, dan walaupun pribadinya cukup cerdas, sanggup danberwibawa, dan mempunyai latar belakang yang diperlukan buat kemajuanperusahaan itu. Tapi barulah sesudah mendapat dorongan dari saya dan tambahan keberanian, perusahaan itu bergerak maju, d an kemudian sukses. Kemajuan-kemajuan dalam hidup ini, sering terjadi karena dorongan dan nasehat dari orang-orang lain.
10. Perhatikan Hal-Hal Yang Kecil
Dalam menyimpulkan bab ini, mengenai mobilisasi doron gan eksekutif, saya inginmengingatkan anda, bahwa kesuksesan ataupun kepercayaan terhad ap diri sendiri,tidaklah datang dengan mudahn ya. Untuk itu diperlukan kerja keras.
Jika anda melihat seorang pemain bulu tangkis yang un ggul akan melihat satu aspekdari anda; istri anda melihat aspek lainnya; sedang atasan anda melihat aspek yanglain lagi. Adalah pantas bahwa kita masing-masing memperlihatkan muka-muka yang berbeda-beda dalam keadaan yang berbeda-beda. Pengertian dan pengenalanbaik yang sesungguhnya terjadi, jika anda sanggup menaksir atau meng-interpretasi,mengapa orang lain itu melihat anda berlainan.
Tapi walaupun ada perbedaan-perb edaan itu, mestilah ada suatu dasar inti darikepribadian itu yang timbul, dalam hal mana anda dan orang lain itu bersesuaian.Jika terlalu banyak atau terlalu jauh perbedaan itu dari kolom ke kolom lainnya, maka lebih baiklah anda duduk dulu dan mencoba untuk memutuskan, kolom mana yangpaling dekat kepada kebenaran. Atau apakah anda melihat anda sendiri melalui kacamata yang berwarna ? Anda bisa saja lebih baik dari yang orang lain fikirkanterhadap anda, atau anda mungkin tidak mengungkapkan muka yang sama kepadaorang yang berb eda-beda- atau anda mungkin salah mengerti tentang apa yangmereka fikirkan (pendapat mereka) terhadap anda.
Tantangan yan g sesungguhn ya, ialah kemauan anda untuk menimbang jawab ataupendapat mereka itu dan menyaringnya. Mengapa beberapa orang menganggap andasebagai orang yang dingin, berani atau persuasive?. Mengapa seorang teman berfikiratau berpendapat demikian terh adap anda, sedang atasan anda berpendapat lain,sedang anda sendiri barangkali tidak setuju atau tidak sependapat dengan keduapendapat itu. Barangkali anda tidak akan pernah sampai untuk menemukan suatujawab akhir yang betul-betul memuaskan, tapi usaha untuk itu, akan mengajat andabanyak hal tentang diri anda sendiri, yang menolong anda untuk meproyeksikanimage atau gambaran diri yang ingin adan proyeksikan.
6.9. BUATLAH RENCANA UNTUK MASA DEPAN
Untuk mengenal dari usaha “self study” itu, adalah menolong untuk mengemukakan
beberapa garis-garis bimbingan dalam suatu ringkasan :
1. Hindarilah Usaha “Self Stud y” itu, Sehingga Bersifat Menghukum Diri Sendiri
Sebagai seorang laksanawan, tidak diragukan lagi, anda mempun yai ban yak sifat-sifatpositif, yang menolong anda untuk sampai di tempat anda, atau kedudukan andasekarang. Dan kebanyakan para laksanawan, sudah ban yak men gh adapi danmengatasi tantangan-tantangan dalam perjalanan hidup mereka, seperti tantangandalam pekerjaan mereka. Karena itu tidak ada gunanya, apabila anda terlalu melihatdan menonjol-nonjolkan kekurangan-kekurangan anda yang ada, dan menafsirkankekurangan atau kelemahan-kelemahan yang kecil itu sebagai kegagalan-kegagalanyang besar.
2. Usaha Self Study itu Tidaklah Mudah
Dr. Karen Horney dalam bukunya mengenai analisa diri sendiri itu, berkata danmenunjukkan :
Ornag yang memulai usaha self study itu dengan anggapan akan melakukannyadengan mudah, akan memperoleh su atu rasa puas diri yang palsu, yang p ercayabahwa mer eka akan segera menjadi patah semangat, dikala mereka memperolehrintangan oleh halangan pertama yang serius, dan akan cenderun g untuk melepaskanatau menghindari usaha mencari kebenaran dari diri sendiri itu, yang dianggapnyasebagai pekerjaan yang buruk. Memang pekerjaan itu memerlukan kemauan yangkuat, karena hasilnya tidak segera nampak, dan tidak mudah, prosesnya lambat, danbanyak menemukan hambatan-hambatan dan memerlukan tenaga dan pemusatan
fikiran.
3. Harapkanlah Perubahan-Perubahan Kecil dan Terimalah Kemajuan Yang Lambat
Tentuakanlah usaha-usaha perbaikan untuk satu atau dua saja daer ah atau bagianperbaikan. Janganlah mencoba untuk merubah anda sendiri secara serentakseluruhnya. Ingatlah, suatu rumah tidak akan hancur, karena ada satu kebocoran kecil
di atapnya. Di sini kita cantumkan beber apa daerah specifik, dimana laksanawandapat mempertimbangkannya sebagai sasaran-sasaran buat perubah an :
Belajarlah untuk tidak setuju kepada orang lain, tanpa melukai perasaannya.
Belajarlah untuk berhentu menganggu orang lain.
Belajarlah untuk menjadi kuat, tanpa menguasai.
Belajarlah untuk menghidanri penerusan atau perbuatan menulari bawahandengan kekhawatiran dan perasaan takut yang kebetulan ada pada anda.
Belajarlah untuk menjadi kurang impulsif.
4. Sadar dan Mengertilah Mengapa Anda Memerlukan Perubahan
Jika orang lain men gatak an, bahwa anda tidak mendengarkan merek a itu, maka andamestilah melihat dengan jelasn ya, bahwa anda mestilah mendengar dengan lebihbaik. Kalau tidak demikian, maka anda hanya akan mempunyai sedikit insentif ataudorongan untuk meubah tingkah laku anda. Tapi di samping itu, kalau orang lainmenuduh atau men yalahkan anda karena terlalu agrasif, maka anda boleh saja untuk memutuskan, bahwa sifat agresif, itu adalah sesuatu aspek yang sangat perlu untukkepribadian anda, dan suatu kunci menuju kesuksesan. Jadi anda dapat membuangatau membiarkan keluhan itu sebagai “problema mereka yang memajukan keluhan itusaja”. Anda tak dapat dan tak perlu untuk merubah anda sendiri, untukmencocokkannya dengan setiap orang. Tapi adalah kewajiban anda sendiri, untukmenilai reaksi-reaksi mereka dengan objektif, untuk mengetahui alasan sebab daritingkah laku anda sendiri dan kemudian memilih aliran atau arah mana yang andainginkan, untuk diikuti dan dilalui.
5. Ambilah Keputusan Berdasarkan Keseimbangan Yang Wajar
Setiap sesuatu yang negatif selalu saja ada bagian positifnya. Pertanyaan pokok,menurut Dr. Richard Wallin, seorang ahli psikologi di bidan g industri ialah “Apakahyang adapat saya lakukan untuk memetik dan mempertahankan keuntungan, dikalamembuang kerugian atau segi-segi negatifnya.”
6. Bedakan Tujuan- Tujuan Personil Jangka Panjang Dari Tujuan-Tujuan JnagkaPendek dan Sementara
Joe Crail, Presidel dari “Cost Feder al Savings”, menguraikan tujuan jangka pendeksebagai berikut: belajar sedikit lagi tentang pekerjaan saya; mengadakan perbaikan-perbaikan kecil dalam pelaksanaan; menganalisa kegiatan-kegiatan sekarang danmetode-metode perbaikan. Daerah-daerah atau bagian-bagian itu adalah bersifatsegera dan 75%
dapat dicapai. Tujuan-tujuan jangka lama yang jauh adalah lebih samar dan kurang definitif sepertiuntuk mencari dan mengumpulkan banyak uang, untuk memperoleh prestise, menjadiPresiden, bebas dari tuntutan dan sebagainya. Masalahnya ialah mungkin anda bercita-cita atau memimpikan untuk mengadakan perubahan-perubahan untukmencapai tujuan-tujuan jangka jauh itu, sehingga menghabiskan tenaga mental yanganda butuhkan untuk membuat anda sendiri menjadi sedikit lebih baik untuk tujuan-tujuan jangka pendek hari ini.
Dalam analisa terakhir, anda mesti mengenal dan sadar, bahwa ada kekurangan ataucacat-cacat dalam pribadi anda, yang mesti anda terima dengan keikhlasan yangsederhana. Self-study yang menjadi hal yang berharga sekali dalam usaha perubahanatau pembaharuan diri, walaupun hal itu tidak berbuat sesuatupun, selain dari padamenolong anda untuk menentukan sifat-sifat yang tak dapat berubah.

No comments:
Post a Comment