Wednesday, July 17, 2019

Pengandalian Dan Penggunaan Dorongan Eksekutif Diri

Pengandalian Dan Penggunaan Dorongan Eksekutif Diri

MAKALAH ETIKA PROFESI
PENGENDALIAN DAN PENGGUNAAN DORONGAN EKSEKUTIF DIRI


 

DisusunOleh:
1.      AyuWahyuni                    
2.      FadilaAzka
3.      Tiara Maretha                

Dosen pengampu:
Romadon, S.Pd, M.Pd



SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
DIAN CIPTA CENDIKIA KOTABUMI
TAHUN 2019





PENGENDALIAN DAN PENGGUNAAN DORONGAN EKSEKUTIF ANDA

PENDAHULUAN 
Dalam  setiap  perbuatan  dan  tingkah  laku  manusia,  dorongan  itu  sangat  pentingartinya.    Dan  hal  ini  lebih  penting  lagi  dalam  bidang  usaha,  industri,  dan  dalamorganisasi  yang  bertujuan  untuk  melaksanakan  atau  untuk  mengatasi  sesuatukesulitan.   Salah  satu  contoh  klasik dalam  hal  ini, ialah  kasus  J.T.  Connor, SekretarisPerdagangan dan Presiden Merck & Co.

Waktu  Connor  berumur  40  tahun  dan  salah  seorang  eksekutif  dalam  perusahaanMerck itu,  Presidennya, Dr. Vannevar Bush  yang mau pensiun, mencari seorang  yangakan  menggantikannya.    Bush  bertanya  kepada  30  orang  eksekutif  top  dalamperusahaan  itu, untuk  menunjuk  pilihannya  untuk  kedudukan  Presiden  yang  akanlowong itu.  Semua mengetahui, sebagai  orang yang mempunyai dorongan yang kuat,Connor-lah orangnya.  Dan memang kebanyakan dari mereka memilih Connor.

Dan  diwaktu  Connor  ditanya  mengenai  hal  itu,  dia  berkata  :  “Saya  akan  menjadiPresiden  yang  baru.”    Connor  memperoleh  kedudukan  itu.    Dia  memperolehnya,terutama  karena dia  mempunyai  keyakinan  terhadap  dirinya  sendiri,  yang  mestidimiliki  kebanyakan  pengusaha,  yaitu  :  suatu  syndrom  gaya  Muh ammad  Ali  “SayaYang  Terbesar”.    Connor  naik  ke  atas  karena  dia mengetahui,  bahwa  dia  dapatmenangani ke-Presiden-an itu lebih baik dari siapapun juga.

Apakah  yang  menggerakkan  seseor ang  seperti  Connor  untuk  kemajuan  seperti  itu  ?
Faktor-faktor  apakah  yang  mendorong  anda  untuk  maju  sukses  ?  Faktor-faktorapakah  yang  mendorong  anda  untuk  maju  sukses  ?  Selama  bertahun-tahun,  ahli-ahlipsikologi  yakin,  hanyalah dorongan-dorongan  pokok  yang  bersifat  phisiologis  ( yangbersifat  jasmaniah)-lah,  -yakni  seperti  rasa  lapar,  haus  dan  seks,  yang membentukfaktor-faktor motivasi pokok, dan yang mempengaruhi semua tindakan -tindakan kita.

Jadi  dengan  anggapan  itu  dinyatakan,  bahwa  semua  dorongan  untuk  maju,mempunyai  dasar-dasar  yang  sama,  yaitu  keinginan  untuk  memuaskan  kondisi-kondisi  yang  bersifat jasmaniah  tadi, yaitu  kebutuhan-kebutuhan  pokok  dari  biologismanusia.    Beberapa  ahli  malah  mengatakan,  bahwa  hanyalah  cara-caranya  yangberbeda  dalam  memenuhi  kebutuhan-kebutuhan   itu,  yaitu  yang  dipengaruhi  atauditentukan oleh kebudayaan dimana seseorang itu hidup.

6.1. DORONGAN UNTUK MENJADI LEBIH KOMPETEN 
Bagaimanapun,  penyelidikan  atau  riset  yang  dilakukan  beberapa  ahli-ahli  psikologisakhir-akhir  ini  menyatakan,  bahwa  orang  masih  mempunyai  kebutuhan  dasar  yanglain,  kebutuhan  mana  selama  ini  kurang  mendapat  perhatian.    Kebutuhan  yangdimaksudkan  ini,  mula-mula  diselidiki  dengan  agak  mendalam,  dua  atau  tiga  tahunyang lalu  oleh Dr. Rober White di Universitas  Harvard,  yang menamakan  kebutuhanitu untuk melakukan kompetensi.

White  men yatakan,  bahwa  kebutuhan  ini  adalah  salah  satu pendorong  yang  utamabagi  seseorang.    Dorongan  itu  demikian  besarnya  dan  dominannya,  kata  White,bahkan  dalam  dunia  binatang  tingkat  yang  lebih  rendahpun,  dorongan  itu  dijumpai.

Kebutuhan  atau  keinginan  untuk  kompetensi  ini,  mendorong  keinginan  untukkegiatan  eksplorasi  atau  penyelidikan-penyelidikan  yang  berbahaya,  dan  keinginanuntuk menghadapi alam sekitar dengan efektif.

Kemudian  oleh  dorongan  teori  dan  penyelidikan  Dr.  White  itu,  ban yaklah  ahli-ahlipsikologi  industri,  yang  mengamati  dan  menyelidiki  tingkah  laku  laksanawan,sehubungan  dengan  teori  kompetensi  itu.    Saya  sendiri  sudah  banyak  melihat  orang istimewa  laksanawan-laksanawan  perusahaan,  yang  dalam  kemungkinankesanggupannya  dapat  membuat  orang  lain  dan  dirinya  sendiri  berubah  untuk  maju,terutama  mendapat  dorongan  dari  keinginan  untuk  memuaskan  diri  sendiri  dengankebutuhan  kompetensi  ini,  didorong  oleh  keinginan  untuk  menunjukkankebolehannya.  Pada umumnya, mereka itu adalah orang yang haus akan tantangan.

Saya  dapat  menyebut  banyak  nama-nama  orang  yang  saya  amati  sendiri  sebagaicontoh.  Umpamanya, seorang klien: saya, adalah Presiden dari  perusahaan kontruksibangunan. Sesungguhnya  sudah  tiba  masanya  pensiun,  den gan  u ang  pensiun  yangcukup  besar,  dan  secara  logika  biasa,  dia  sudah  dapat  dengan  senang  libur  danistirahat,  dengan  menyerahkan  perusahaan  itu  dibawah  pimpinan  orang-orang  lainyang  berkompeten.    

Tapi  dengan pensiun  itu,  dia  merasa  seperti  hidupnya  kurangberarti.    Dia  berkata  kepada  saya,  “Bahwa  tak  ada  kepuasan  yang  lebih  besar  yangsaya alami,  selain  dari bekerja  sebagai Presiden perusahaan itu.  Dalam melaksanakanperusahaan  itu  saya  lebih  baik  dari  siapapun  juga.    Dan  kebolehan  itulah  yangmemuaskan saya,  walaupun hal  itu  banyak  memerlukan  tenaga  fikiran dan keletihan,“katanya. Dalam  hubungan  ini,  itulah  sebabnya  mengapa  banyak  orang  sesudah  terpaksapensiun (pada hal masih bisa bekerja dengan baik), kebanyakan menjadi lekas tua danberpenyakitan,  karena  mereka  itu  tidak  mempunyai  kesempatan  atau  lapangan  lagi,untuk  memenuhi  kebutuhan  untuk  menunjukkan  atau  melaksanakan  kompetensi,kebolehan ataupun keunggulannya.

6.2. BAGAIMANA SISTIM TINDAKAN ANDA BEKERJA 
Orang  seperti  tersebut  di  atas  itu,  seperti  kebanyakan  laksanawan  top,  adalahdorongan  oleh  suatu  kebutuhan  untuk  keunggulan  dan  kompetensi.    Lebih  jauh  dariitu,  saya  cenderung berpendapat,  bahwa  dorongan  motivasi  ini  sebagai  suatu  sistemtindakan  (action  system).    Apa  yang  mendorong  seseorang  itu  dalam  tindakannyaialah paduan bersama  dari kepala,  jantung dan usus, dan pengertiannya  akan  peranandan gunanya masing-masing.

Beberapa  ahli-ahli  psikologi  yakin,  bahwa  setiap  orang  ialah  suatu  mahluk,  sebagaisuatu  mahluk  dari  dorongan   jasmaniahnya;  beberapa  ahli  yang  lain  berkata  bahwasetiap  orang itu  adalah suatu mahluk, sebagai  hasil dari alam  sekitarnya,  atau sebagaisuatu mahluk  hasil  dari fikirannya  sendiri.    Pendapat saya  sendiri ialah,  bahwa  setiaporang  itu,  adalah  hasil  dari  pengaruh-pengaruh  kekuatan  dari  dalam  dirinya  sendir yang  berpadu  dan  saling  mempengaruhi  dengan  kekuatan  dari  luar  yang  salingmempengaruhi secara kontinu.

Berikut  ini  adalah  suatu  contoh  yang  lain,  yang  didorong  oleh  kompetensi  dalambidang  lain.  Sekarang  ini,  penggubah sandiwara  yang  masyur  Noel  Coward  sedangmencapai  umurnya  dalam  pertengahan  enampuluhan.    Walaupun  dengan  umur  setuaitu , dengan gigih dia (Noel Coward) terus bekerja, tanpa mengendorkan kegiatannya,walaupun  dia  menderita  berbagai  macam  penyakit.    Mengomentari  kegiatannya  diatas  panggung dan di muka  televisi,  London  Times menulis:  “Inilah  seorang  genius,yang tetap berada  di  puncak  …. hanya  karena dia  mengabdikan  kehidupannya  bukankepada  pendapat-pendapat  gerakan-gerakan  kepanggungan,  tapi  semata-matakegiatannya  didorong  oleh  suatu  dorongan,  agar  mutu  pekerjaannya  menurutkesanggupannya  yang  sebaik-baiknya.  “Pendeknya:  Noel  Coward  didorong  olehsuatu keinginan untuk unggul.

6.3. MENGHADAPI DORONGAN-DORONGAN ANDA 
Jika  semua  hal-hal  di  atas  itu  benar,  maka  pertanyaan  ialah  “Bagaimana  andamenghadapi dorongan-dorongan anda secara lebih efektif ?”Yang  terutama  ialah,  tidaklah  cukup  untuk  menjadi  sibuk  saja.    Adalah  tidak  cukupuntuk  mempunyai  energi  yang  cukup  banyak  untuk  dipergunakan.    Seseo rang  yangmempunyai  suatu  tingkat  kegiatan  yang  tinggi,  belum  tentu  menghadapi  alamsekitarnya  dengan  efektif.    Adalah  mungkin  juga  untuk  menjadi  sangat  percayaterhadap  diri  sendiri,  dan  sangat  aktif,  dengan  hanya  menggunakan  sedikit  tenagasaja.  Umpamanya  Voltaire,  penulis  Perancis  yang  termasyur  dalam  abad  ke-18,seorang ahli filsafat dan  pengusaha, mempunyai sangat sedikit  saja  tenaga jasmaniah.

Secara  jasmaniah  atau  physik,  dia  adalah  rongsokan.    Sejak  anak-anak,  dari  ibunyadia  (Voltaire)  sudah  dihinggapi  penyakit  tbc.,  beberapa  kali  diserang  penyakitsampar,  reumatik,  tuli,  kabur  pandangannya,  lumpuh,  dan  banyak  penyakit-penyakitlainnya.

Walaupun  begitu,  dia  sanggup  juga  menghimpun  dan memobilisasi  bakat  atautalenta-nya  yang  unik  itu,  mempergunakannya  dengan  sangat  efektif.    Diamemperoleh  banyak  keuntungan  dengan  meminjamkan  uang,  dengan  berspekulasi,dengan  melibatkan  dirinya  dengan  berbagai  ragam  usaha  dagang,  dengan  berjualantekstil  dan  permata  berlian,  dan  dalam  hal itu  semua,  dia termasyur  ke  seluruh duniaakan  keunggulannya  dalam  bidang  filsafat,  literatur,  dan  berdebat.    Kebanyakankegiatan-kegiatan  Voltaire  dilaksanakannya,  dengan  tidak  menggunakan   enerjinyasecara  sembrono.    Tapi,  dia  adalah  seorang,  yang  sangat  teratur  dan  sangat  efisienhidupnya.

6.4. KESIBUKAN HARUS EFESIEN 
Saya mengenal banyak para laksan awan yang tetap  sibuk saja.  Mereka mencurahkanhidupnya  ke  perusahaan  mereka.    Mereka  bek erja keras.   Merek a  itu  selalu  bergerakdan berbuat sesuatu.

Tetapi  problema  mereka  yang  umum  ialah,  bahwa  walaupun  mereka  itu  sudahmengeluarkan  demikian  banyak  tenaga, pekerjaan  mereka  belum beres  juga.   Merekaitu  selalu  memadamkan  api-api  yang  kecil,  sedang  yang  besar  dibiarkannya mengamuk  tidak  terkontrol.    Mereka  itu  adalah  didorong keinginan  untukmelaksanakan kompetensi dan keunggulan.  Tetapi mereka itu umumnya gagal.

Sibuk  terus  saja  adalah  tidak  cukup.    Melainkan  anda  harus  mengarahkan  usaha-usaha  anda.    Anda  harus  meng-efesienkan  pemakaian  energi  anda.    Kalau  tidakdemikian,  maka  semua  energi  yan g  anda  keluarkan,  akan  berhamburan  dan  kurang nyata  hasilnya.    Anda  tak  akan  dapat  memenan gkan perlombaan,  kalau  jalan  andaberkelok-kelok, tidak melalui rel perjalanan.

Bagaimana  anda  mengikuti  atau  melalui  rel  atau  saluran  perjalanan  untuk    meng-efesienkan tenaga ? Bagaimana anda dapat untuk  lebih efektif dalam menghadapi  danmenanghadapi  dan menangani  situasi-situasi  perusahaan  anda,  dan  bawahan  anda ?

Keterangan  dalam  bab  berikut  nanti,  akan  memberi  anda beberapa  saran-saran  yangpraktis untuk menolong anda dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

6.5. JANGANLAH MEREMEHKAN KELEBIHANDAN KEUNGGULAN YANG SEDIKIT 
Janganlah  memandan g  atau  menganggap  enteng  tentang  kelebihan  atau  keunggulanyang  sedikit  atau  tipis.    Perbedaan  yang  kadang-kadang  sangat  tipis  itu,  dalam  halkelebihan atau  keunggulan, sering kali  sangat  besar  arti dan  akibatnya. Kemenanganseekor  kuda  lomba  di  London,  seringkali  han ya  ditentukan  oleh  kelebihan  satu  cmsaja.    Orang  yang  sukses  dan  efektif,  sering  h anya  sedikit  saja  kelebihannya  darisaingannya.

Dr. David Wechsler, pemimpin ahli-ahli  psikologi di bagian psikiater di Rumah SakitNew  York  dalam  suatu  bukunya  “The  Range  of  Human  Capacities”,  buku  yangpaling baik dalam bidang ini, menerangkan kesimpulan-kesimpulan seperti berikut:
Perbedaan-perbedaan  yang  memisahkan  dan  membedakan  satu  orang  denganorang lainnya,  dalam masing-masing atau semua kesanggupan-kesanggupannyaadalah  kecil  sekali  …. Dan  jika  dibandin gkan  dengan  ratio-ratio  atauperbandingan-perbandingan  lainnya,  seperti  perbandingan-perbandingan  dalamalam raya angkasa, maka perbedaan itu adalah sangat tidak berarti.

Dalam  suatu  dunia  dimana  kekuatan-kekuatan,  gelombang gelombang  cahaya,getaran dan jarak yang  berlaku, dimana perbedaan-perbedaan itu sering  berjuta-juta kali dari yang lain, maka perbedaan antara satu orang dengan orang  lainnyaitu,  sangatlah  kecil  nampaknya.    Orang  tak  usah  mengarahkan  pandangan  ke bidang  astronomi  untuk  membuat  perbandingan  yang  menyolok;  bahkan  daribidang  atau  makhluk  hiduppun  dapat  diambil  sebagai  contoh.

Umpamanyasungguh  sangat  kecil  perbedaan  dan  variasi  dalam  tinggi  rendahnya  manusiaatau  besar  kecilnya  mereka  itu,  jika  dibandingkan  dengan  keragaman  danperbedaan-perbedaan  tinggi  rendahnya  pohon-pohonan,  dan  dengan  perbedaankecepatan  terbang  yang  jauh  berbeda  dalam  beberapa  kalan gan  jenis  burung-burung.

Tapi  seperti  ditunjukkan  oleh  Dr.  Wechsler  juga,  adalah  pasti  benar,  bahwaperbedaan-perbedaan  kecil  yang  ada  di  antara  tingkat  atau  ranking  kesanggupanmanusia itu dapat menghasilkan akibat-akibat yang besar.  Perbedaan antara 5 kaki 11inchi  dengan  6  kaki  ad alah  kecil  sekali.    Tapi  kesanggupan  untuk  melompatinya dengan  suatu  tambahan  satu  inchi  dalam  hal-hal  darurat, mungkin  dapatmenyelamatkan jiwa manusia.

Dalam  istilah-istilah  yang  bersifat  humor,  Dr.  Wechsler  berkata  bahwa  seandainyahidung  Cleopatra  lebih  panjang  satu  inchi  lagi  maka  mungkin  sekali  muka  atausejarah  benua  Erop ah  akan  berubah,  yaitu  tidak  akan  seperti  yang  sudah  terjadisampai  sekarang  ini.    Sebab  dengan  demikian,  mungkin  sekali  Caesar  tidak  begitutertarik  kepada r atu  itu.   Ini adalah suatu contoh  yang  menunjukkan  bahwa  mun gkinsaja  bentuk  perbedaan  itu  sangat  kecil  sekali,  tapi  bentuk  atau  akibat  yangditimbulkann ya adalah besar sekali.

Sesungguhnya,  filsafat  tentang  kelebihan  atau  keunggulan  yang  sedikit,  walaupunjarang  dibicarakan  dalam  bidang  itu,  adalah  segi  yang  terpenting  dari  kemajuanperusahaan.    Perbedaan-perbedaan  dalam  kualita  antara  berbagai  macam  produksiadalah  nyata,  tapi  biasanya  besar  perbedaan  itu  seperti  halnya  dengan  hidung Cleopatra,  perbedaan  dimensi  itu  adalah  sangat  kecil,  tapi kadang-kadangmenentukan sekali.

6.6. BUKAN “BERAPA BANYAKNYA” TAPI“BAGAIMANA MENGGUNAKANNYA” 
Sebagai  contoh,  pembuat  atau  tukang-tukang  arloji  di  Swiss  untuk  usaha  mengatasisaingan-saingan  dan  untuk  memperoleh  keuntungan  dan  kemajuan  dalam  penjualanarloji bukan menyandarkan diri atau  politiknya  kepada harga yang lebih  murah.   Jugamereka  itu  tidak  mencoba  mendasarkann ya  kepada  tenaga  buruh   yang  murah.    Tapiuntuk  mengatasi  persaingan  yang semakin  meningkat,  mereka  itu  mengarahkan  danmengalihkan  perhatian  usaha  mereka  kepada  produksi  yang  lebih  baik, sehinggadengan demikian mereka itu dapat merubah harga yang lebih tinggi.

Banyak  lagi  contoh-contoh  yang  dapat  kita  kemukakan  bahwa  perbedaan-perbedaanyang  besar  itu,  seringkali  ditentukan  oleh  perbedaan-perbedaan  yang  sangat  kecilsaja.    Apa  yang  mesti  anda  fahami  ialah,  bahwa  perbedaan  yang  sedikit  ini,  yang kadang-kadang  nampakn ya  seperti  tidak  berarti,  pada kenyataannya  menimbulkanperbedaan-perbedaan yang sangat berarti di dunia ini.  Karena itu, anda mestilah lebihmemperhatikan perbedaan atau kelebihan anda, betapapun keciln ya.  Jika anda sedikitlebih  baik dari teman-teman sebaya anda  dalam  hal komunikasi dengan p ara  pekerja,maka  pergunakanlah  setiap  kesempatan  yang  ada  untuk  melakukan  hal  itu  seseringmungkin.    Jika  anda  sedikit  lebih  baik  dalam  menulis  laporan  teknis,  maka  cobalahuntuk menulis lebih  baik  lagi dari  tulisan anda yang lalu.  Jika  anda  sedikit lebih baikdalam  hal  berpidato  dari  atasan  anda,  mintalah  dengan  bijaksana  kalau-kalau  diadapat anda tolong untuk menyusun dan melakukan sebagian dari pidatonya.

Bersama  dengan  hal  seperti  itu  juga,  jika  hasil  atau  produksi  maupun  barang  yanganda  jual,  han ya  sedikit  saja  lebih  baik  dari  saingan  anda,   tonjolkanlah  perbedaanyang  sedikit  itu.  Jelaskanlah  hal  itu.    Tentu  saja  dalam  hal  ini  anda  dapat membuatsebuah  bukit  menjadi  sebuah  gunun g.     Jangan   dilebih-lebihkan  tapi  tekankanlahbahwa ada suatu perbedaan.

6.7. PISAHKANLAH YANG PENTING DARI YANG KURANG DAN TIDAK PENTING 
Sangat  sering  terjadi,  dalam  tekanan-tekanan  situasi  perusahaan,  para  manajerberjuang  dengan  kecemasan  mereka.    Masalah-masalah  nampak  b ermunculan  tidakberkeputusan.   Tidak p eduli betapapun  baiknya manajer itu bekerja  dan  dalam urutanmana problema-problema itu ditandai dan diatasi, mereka itu asal berbuat saja.Tapi  cara  ini  adalah  suatu  approach  yang  salah,  yang merusak  diri  sendiri.    Seorangmanajer  seperti  itu  akan  menjadi  terpecah-pecah  atau  seperti  dikoyak-koyak  kearahbegitu  banyak  jurusan-jurusan,  sehingga  tenaganya  terhambur-hambur. 

Suatu approach  yang  lebih  ko nstruktif  ialah  dengan  memisahkan  atau  mengisolasi  yangpenting  dari  yang  kurang  penting  dan dengan  menentukan  proyek-proyek  mana  yangharus  lebih  didahulukan;    Maka  dengan  begitu  arahkanlah  semua  usaha  dan  ener gianda kepada proyek  yang terpenting pada saat itu.

“Alcoholics  Anonymus”  yaitu  suatu  perkumpulan  yang  berusaha  untuk  melepaskandiri dari perbudakan  alko hol, mempunyai suatu do’a  yang membawa kembali banyakorang  pemabuk  menjadi  sehat,  lepas  dari  perbudakan  alkohol.    Doa  itu  sebagaiberikut: O Tuhan,  berilah saya ketabahan  dan ketenangan untuk menerima hal-hal  yangtidak dapat saya ubah.

Berilah  saya  keberanian  untuk  merubah  hal-hal  yang  dapat  dan  harus  dirubahdanO  Tuhan,  berilah  saya  kebijaksanaan  untuk  mengetahui  perbedaan-p erbedaanitu.

Untuk  mengetahui  perbedaan  adalah  hal  yang  sukar,  teristimewa  dalam  keadaansetiap  problema-problema  seperti  “menjerit”  untuk  diperhatikan  dan  ditangani,  danotak  anda  mendesak   untuk  men yelesaikan  masalah-masalah  itu.    Tapi  anda  barulahdapat  lebih   berfungsi,  jika dalam  keadaan  penyelesaian problema atau  masalah  yangsemuanya  seperti  mendesak  untuk  diselesaikan  itu,  anda  mengingat  dan  bersikapbahwa  masih  ada  hari  esok,  dan  karena  itu  pekerjaan-pekerjaan  atau  masalah  yangkurang  penting  dapat  dipisahkan,  menunggu  untuk  diselesaikan  kemudian.    Bentukpenundaan  yang  dapat  diterima  seperti  ini,  secara  rationil  dapat  diterima  denganmengatakan  terhadap  diri  sendiri,    “Memang  saya  menunda  pelaksanaan  ataupemecahan  problema itu.   Tapi  saya ketahui dengan jelas,  bahwa  penundaan itu akanmemberi kesempatan  kepada  saya  untuk  memberi  perhatian  yang  lebih  baikbesoknya,  karena  saya  akan  memperoleh  waktu  yang  lebih  banyak  untukmenyelesaikannya.”

Tentu  saja  saya  tidak  berkata  dengan jujur,  jika  saya  tidak  men gakui,  bahwa  denganberbuat  seperti  itu,  anda  dapat  menciptakan  beberapa  problema-problema.    Tentusaja,  hari  esok  akan  mempun yai  batas  waktu  juga  dengan  masalah-masalah  dan tekanan serta  tekanan-tekanan  yang  timbul  pada  hari  itu, sehingga  karena  itu  proyekatau  masalah  yang  anda  tunda  penyelesaiannya  untuk  besok,  mungkin  saja  tidakmemperoleh  cukup  lagi  perhatian  dan  waktu  atau  kesunggu han  dalampenyelesaiannya  sebagai yang  anda  rencanakan  atau  anda  janjikan  dalam  harisebelumnya.    Pad a  kenyataannya  dalam  k uliah  saya,  saya  sering memperingatkanmahasiswa  dan  berkata  kepada  mereka.    “Kalau  anda  mempelajarinya,  maka  tidakada  batas-batas  waktu,  tekanan-tekanan  dan  desakan  lain,  pelajaran-pelajaran  lain,dan test-test lain”.Saya  tidak  menyangkal  bahwa  dengan  begitu  konflik  diciptakan. 

Tapi  saya  dapatmemberitahukan  suatu  jalan  untuk  memecahkan  konflik  itu.    Seorang  Presiden  darisuatu perusahaan yang saya  kenal dengan baik, sudah menciptakan suatu  sistem  yang memisahkan  “lowpriority  items”  (hal-h al  yang  kurang  penting),  yang  oleh  paralaksanawan  ditandai  dengan  “di  tunda  buat  hari  esok”. Dia  memerintahkan  paralaksanawannya  untuk  bekerja  pada  hari  Sabtu  pagi,  untuk  bekerja  men yelesaikanitem-item  atau  masalah-masalah  kecil,  yang  pelaksanaannya  tertunda  dalam  minggusebelumnya.

Setiap  orang  laksanawan  mempun yai  dua  file  atau  map  dalam  mejanya.    Salah  satumap  ditandai  dengan  “segera”  dan  yang  satu  lagi  ditandai  den gan  “Hari  Sabtu”.Secara  seragam,  berkas  atau  surat  dan  masalah  yang  didalam  map  “Hari  Sabtu”,berisi  semua  masalah dan paper work  yang dapat  menunggu  penyelesaiannya  sampaihari  Sabtu  ini mesti  dituruti dengan  ketat,  karena  pada  hari Seninnya  pekerjaan  rutinakan mulai lagi seperti biasa.Tentu  saja, kadang-kadang  file  atau  map hari Sabtu itu  terlalu  tebal.   Ini  berarti  tidaklain  : yaitu para laksanawan tidak  mengadakan perbedaan yang wajar antara  apa  yangseharusn ya dilakukan d engan segera dan mana yang dapat menunggu.    Yaitu merekaitu  tidak  menggolongk annya  menurut  prioritasnya,  tapi  sesungguhnya  hanya  melulupenundaan.

6.8. SEPULUH JALAN UNTUK MEMAKSIMAL KANTENAGA DAN DORONGAN 
Disini  kita  akan  membicarakan  sepuluh  jalan  atau  saran,  untuk  menghadapi  secaraefektif,  dan   meyakinkan  masalah-masalah  atau  kejadian-kejadian  perusahaan  andasehari-hari.    Setiap  saat  di  bawah  ini,  akan   menambah  ke-efesienan  penggunaantenaga dan untuk melancarkan jalan untuk pertambahan pengaruh.
1.  Beberapa Ketidak Efesienan Berguna Juga
Tetaplah luwes  dan flexible.  Janganlah demikian efisien-nya sehingga anda tak dapatberubah  dan  beralih  menyesuaikan  diri  sesuai  dengan  peralihan  angin.    Janganlahdemikian  terikat  atau  terpaku  terhadap  suatu  pro yek  atau  terhadap  suatu metodepelaksanaan,  sehin gga  anda  tidak  dapat  bergerak   terhadap  yang  lain.    

Saya  melihat,bahwa  para  laksanawan  yang  sangat  efisien  dalam  salah  satu  jenis  kegiatan,  pada umumnya  menjadi  tidak  berguna  dalam  situasi-situasi  yang  lain.    Adalah  jaransekali,  dimana seorang laksanawan dapat  melaksanakan segala hal d engan  baik,  yangsecara  sempurna  cocok  untuk  setiap  pekerjaan.    Sejumlah  kecil  ketidak  efisien-an,malah menolong seseorang untuk survive, jika alam sekitar berubah.Jika  anda  berusaha  mempelajari  dan  mencari  jejak  perkembangan  mah luk-mahlukhidup  dari  zaman  dahulu  kala,  maka  anda  akan  menemukan  suatu  pengamatan  yangsangat  menarik.    Yaitu  anda  akan  menemukan  bahwa  binatang  dan  tumbuhan-tumbuhan  yang  paling  efisien,  adalah  justru  jenis  mahluk  yang  pertama  mati  hilangdari  permukaan  bumi  dan  menjadi  fosil.    

Beberapa  tumbuh-tumbuhan  dan  bnatangdemikian  efisien-nya  dalam  suatu  jenis  atau  corak  alam  sekitar  yang  tertentu,  tetapisesudah  alam  sekitar  atau  lingkungannya  itu  berubah,  mereka  tidak  dapat  lagimenyesuaikan dirinya,  dan  menjadi  musnah.   Justru  tumbuh-tumbuhan  dan  binatang-binatang  yang  dapat  bertahan  terus  hidup  (survive)  ialah  jenis  mahluk  yang  kurangefisien.    Sebagai  contoh,  reptil  seperti  buaya,  cicak,  ular  dan  katak,  ad alah  jenisbinatang  yang  san gat  tidak  efisien,  baik  di  darat  maupun  di  laut.    Tapi  mereka  itudapat  juga  survive,  terus  dapat  bertahan  hidup,  hanya  kar ena  mereka  itu  dapatmenyesuaikan diri terhadap salah satu lingkungan itu.

2.  Atur dan Rencanakanlah Tujuan-Tujuan yang Efektif
Sepanjang  buku  ini,  anda  akan  tetap  melihat  kaitan  yang  terus  menerus  kepadaperencanaan  tujuan-tujuan  yang  efektif.    Cita-cita  dan  tujuan-tujuan  jangka  pendekadalah  sangat  penting  untuk  perbuatan  dan  tindakan-tindakan  business  yang  pantas,

dan  juga  penting  untuk  diri  sendiri.    Masalah  ini  akan  kita  ulangi  lagimembicarakannya secara terperinci, teristimewa pada bab delapan nantiBagaimanapun,  disamping  hubun gannya  dengan  penggunaan  tenaga  secara  lebihekonomis, saya akan sarankan :  Tentukan dan rencanakanlah  suatu tujuan  untuk anda sendiri  dan  buat departemen  anda,  yaitu sedikit  di atas  apa yang  anda  ketahui  secarapositif akan dapat anda peroleh atau anda capai dengan usaha yang pantas.

Secara  ideal,  suatu tujuan haruslah menarik  anda untuk tetap  bergairah  mencapainya. Dan  dalam  keadaan  anda  bergerak  maju,  jarak  anda  ke tempat  tujuan  akan  semakinpendek,  sehingga  keyakinan  anda  untuk  terus  maju  menjadi  lebih  besar.    Dan  lagi,sesudah  anda  mencapai  tujuan  anda,  anda  haruslah  membentuk  suatu  tujuan  yangbaru, yang dapat anda jangkau.

Alfred  J.  Morgan,  seorang  Presiden  perusahaan  dan  yang  mempunyai  titel  Ph.D.dalam    ilmu  psikologi,  membuat  suatu  eksperimen  yang  menarik  dalam  fabriknya. Marrow  tertarik,  sebagai  kebanyakan  pengusaha,  untuk  mempunyai  pekerja-pekerjayang  baru  untuk  mencapai  hasil  pekerjaan  yang  optimal,  dan  mencapainya  dalamwaktu  yang  secepat  mun gkin.    Dia  mulai  mencoba  metode-metode pendorong  yangberlainan  kep ada  pekerja-pekerja  yang  baru  dan  kurang  terlatih  itu,  untuk  mencapaistandard atau ukuran-ukuran prestasi orang yang terlatih.

Dengan  suatu  kelompok   lain,  Marrow  menentukan  suatu  tujuan  yang  sukar  untukdicapai.    Dia  memerintahkan  pekerja-pekerja  yang  tidak  terlatih  untuk  mencapaiquota  mereka  d alam  waktu  12  minggu  sesudah  merek a  dipekerjakan.    Adalah menarik  sekali,  bahwa  sesudah  14  minggu  kelompok  itu  hanya  mencap ai  66  persensaja  dari  standard  prestasi.    Orang-orang  dalam  kelompok  ini,  setengahnyakehilangan tujuannya.

Dengan  kelompok  kedua,  yang  juga  sama-sama  tidak  terlatih,  Marrow  menentukantujuan  mingguan.    Tujuan-tujuan  adalah  progresif  :  yaitu  setiap  tujuan  berikutnyaadalah  sedikit  lebih  sukar  da  ambisius  dari  tujuan  atau  terget  yan g  sudah  dicapai seminggu  yang lewat.   Dalam  keadaan tingkat kecakapan pekerja-pekerja bertambah,demikian  juga  tujuan  makin ditingkatkan.    Pada  akhir  dari  14  minggu  yangditentukan, rata-rata  anggota dari kelompok  kedua  itu  sudah mencapai suatu standardkecakapan yang sama atau setaraf dengan seorang operator yang ahli.

Dr.  Kurt  Lewin,  yang  mendirikan  Pusat  Riset  dari  Group  Dynamics  yakin,  bahwaeksperimen  ini  banyak  memberi  pelajaran  kepada  laksanawan-laksanawan  danpengusaha-pengusaha,  teristimewa  buat  manajer  yang  mengawasi  produksi.

“Seorang yang sukses”, kata  Lewin, “ialah yang biasa menetapkan dan merencanakantujuan-tujuannya,  tujuan  yan g  tidak  terlalu  tinggi  di  atas  prestasinya  yang  terakhir.Denganjalanini, diatetapmeningkatkandayaaspirasinya.

Walaupun  dalam  jangka  panjang,  dia  dibimbing  oleh  tujuann ya  yang  ideal,  yangmungkin  agak  tinggi,  tapi  tujuan  riilnya  untuk  langkah  berikutnya,  tetaplah  realistisdekat  kepada  prestasinya  sekarang  ini.    Lewin   berkata,  bahwa  orang  yang  tidaksukses,  cenderung  untuk  mengadakan  salah  satu  kesalahan  dari  dua  kesalahan-kesalahan  berikutn ya: Dia  menentukan  tujuannya  terlalu  rendah,  sering  dibawahprestasinya  yan g  lewat.    Atau  “dia  menentukan  tujuannya  jauh  di  ataskesanggupannya.  Kelakuan terakhir umumnya lebih sering terjadi.”

3.  Persiapkanlah Diri Anda Sendiri
Salah  satu  jalan  yang  terbaik  untuk  memobilisasi  talenta  anda,  ialah  denganmengetahui  issu-issu  yang  menjadi  taruhan,  dan  mempersiapkan  diri  dengan  lebihbaik  dari  siapapun  untuk  menghadapinya.    Saya  men genal  seorang  laksanawan,seorang  Presiden  dari  perusahaan,  tang  sangat  baik  mempersiapkan  dirinya  sendiri,setiap  firmanya menghadapi suatu masalah  penggabungan dan  kerja sama.   Orang itumelatih  dirinya  sendiri,  secara  physik  dan  mental,  tak  ubahnya  seperti  persiapanseorang  petinju  yang  akan  menghadapi  suatu  pertarungan.    Dia  tidak  minum-minuman  keras  selama  waktu  itu,  tidak  terlambat  tidur,  dan  dengan  makanan  yangbaik  (tapi  tidak  berlemak). 

Berminggu-minggu  sebelumnya,  dia  sudah melakukanperundingan-perundingan  kecil.    Mengapa  ?  Dia  memberitahukan  saya,  bahwa  diaingin memelihara suatu ketajaman dan kesegaran mental dan fikir an.  “Saya berusaha untuk  tidak  berbuat  suatu  kealah an  yang  kecil  sekalipun”,    katanya,  dan  memanghasilnya  adalah  baik  sekali.    Dia  jarang  mengadakan  kesalahan  dalam  perundingan-perundingan penggabungan itu.

Waktu  Arthur  Goldberg  menjadi  Menteri  Perburuhan  di  bawah  Presiden  :J.  Kennedy,  dia  berkata:  Bahwa  dia  selalu  men yusun  dokumen-dokumennya teratursedemikian  rupa,  dengan  persiapan  sepenuhnya  untuk  menjawab  setiap  pertanyaan yang layak, yang mungkindiajukanPresidenkepadanya.

4.  Janganlah Mencoba Untuk Menjadi Seorang yang Ahli Dalam Setiap Hal
Tidak  mungkin  anda ahli  dalam segala  bidang dan setiap hal,  dan untuk mencobanyaadalah  suatu  kebodohan.    Sangat  sedikit  orang  yang  ahli  dan  besar  dalam  banyakbidang.   Leonardo   da  Vinci  dan  Edison,  yang  ahli  dalam  banyak  bidang  itu, adalahorang yang  sangat  jaran g terdapat.   Tapi  untuk kebanyakan  orang, ad alah sangat  sukamenjadi  ahli.  Seseorang  yang  ahli  dalam  suatu  bidang,  dan  yang  men gakui  denganjujur  bahwa  dalam  bidang  yang  lain  pen getahuannya  han ya  sedikit,  atau   tidak  adasama  sekali,  adalah  jauh  lebih  disegani  dari  orang  yang  mengatakan,  bahwa  diamengetahui dan ahli dalam banyak bidang.

Yang  terbaik  ialah,  jika  anda  memakai  tongkat  ukuran  yang  berlainan  untuk  andasendiri,  jika  anda  turut  serta  dalam  ban yak  kegiatan-kegiatan.    Gunakanlah  suatukriteria  atau  ukuran  yang  ketat  untuk  spesialisasi  anda.    Dan  kendorkanlah standarditu sedikit, jika anda bekerja di luar spesialisasi anda.

Sebagai  contoh,  anda  mungkin  seorang  “decision  maker”  atau  pembuat  keputusanyang  jitu,  dan  seorang  ahli  keuangan.    Tapi  kalau  anda  berada  dalam  lapangan  golf,apakah  tidak  salah  kalau  anda  mencoba-cob a  juga  berusaha  bermain  sepertiA.  Palmer, pemain unggul  Amerika  ? Atau kalau  anda  di tempat  dansa,  apakah andaakan  membandingkan  dansa anda dengan  keahlian  Arthur Murray?    Tentu saja andaharus  mencoba  untuk  berbuat  dan  melaksanakannya  den gan  sebaik-baiknya.    Tapiingatlah,  bahwa  anda  tidak  mempunyai  waktu  untuk  menjadi  ahli  dalam  segala  hal.

Seperti  dikatakan  Charlie  Chaplin,  “Kita  semua  adalah  amateur,  karena  kita  tidakmempun yai umur yang cukup panjang untuk menjadi profesional yang sejati.”Dan  disinilah  kegunaan  kegiatan-kegiatan  waktu  terluang,  yaitu  dengan  kegiatanseperti  itu,  anda  dapat  mengendorkan  standard- standard  anda.    Anda  mengetahui,bahwa anda tak perlu jadi jagoan untuk sukses,  dan  kalau anda menerima  konsep ini,maka  setiap  kegiatan  di  waktu  terluang,  akan  menyenangkan,  tidak  perduli  betapaterbelakangnya  anda  dalam  bidang  atau  permainan  itu.    Saya  sendiri  selalu  merasasenang  dan  merasa  puas  dalam permainan  golf,  walaupun  dalam  hal  itu,  sayatermasuk  orang  yang  tidak  begitu  baik  dalam  bermain.    Saya  puas  d engan  keadaansaya  yang  kurang  kompeten  dalam  permainan   itu,  menjadi  relaks  atau  santai,  dankemudian kembali  ke  pekerjaan  saya yang sesungguhnya,  den gan  keadaan  segar  danlebih baik untuk melakukannya lagi.

5.  Sadarilah  Kemampuan-Kemampuan  Anda  dan  Terimalah Kekurangan-Kekurangan Anda
Akuilah,  bahwa  anda  adalah  manusia  biasa.    Bahwa  anda  dapat  juga  marah,mempun yai  doron gan  seksual,  dan  kadang-kadang  mempunyai  tindakan-tindakanyang  dapat  merusaka  diri  sendiri.      Janganlah  coba  untuk  menjadi  seorang  penulisbesar itu.  Dan  jangan coba den gan paksa  untuk  menjadi  seorang penjual yang  ulung,jika  memang  kemampuan  anda  untuk  itu  sedan g-sedang  saja.    Anda  harusmembiarkan  anda  sendiri  dengan  seikit  kelemahan-kelemahan.    Penerimaankelemahan seperti itu, bukanlah berarti penyerahan.

Perhatikan nasehat di bawah ini, yang diberikan oleh ahli filsafat Gracian :
“Sadarilah segi-segi kelemahan  anda.   Banyak  orang, sekiranya  dia  tidak mempunyaibeberapa  kekurangan -k ekurangan  yang  tertentu,  akan  dapat  mencapai  puncakkemajuan…. Beberapa  bagian, kekurangan kesungguhan,  yaitu  suatu noda yang biasa merusak  bak at  yang  besar.

Yang  lain  kurang  kesopanan, keramahan  dan  kehalusanperasaan,  kekurangan  mana  sering  mengurangi  sokongan  dan  kerja  sama  dari  oranglain.    Beberapa  or ang  kekurangan  kesanggupan  eksekutif;  yang  lain  kekuranganpengekangan  diri.    Semua  kekuran gan-kekurangan  itu,  jika  sudah  disadari  dandiperhatikan,  akan  bisa  di  perbaiki  dengan  mudah,  yaitu  dengan  jalan  kompensasi,dan  dengan  hati-hati,  kompensasi  itu  akan  menjadikan  perbaikan-perb aikan  yangwajar”.

6.  Taksir dan Nilailah Pengaruh Anda Terhadap Orang Lain
Setiap  orang  memerlukan  untuk  memperoleh  beberapa  “feedback”  (pengaruh  arusbalik)  dari orang lain,  untuk mengetahui  sampai dimana tingkat pengaruh  pribadinya atau  perbuatann ya  terhadap  orang  lain  itu.    “Feedback ”  yang  men yenangkan,  tentusaja  lebih  mudah  ditangkap  dan  dianggap,  karena  menyenangkan.    Tapi  feedbackyang  tidak  menyenangkan  (seperti  kritik  atau  pernyataan  amarah  oran g  terhadapsesuatu  tingkah  laku  kita  yang  salah  atau  tidak  baik),  justru  sering  dapat  lebihberharga  buat kita,  sebab dengan demikian, ada kemungkinan kita  untuk mengadakankoresksi dan perbaikan.
Sebagai  contoh,  saya  memperoleh  sejumlah  dasar  feedback  dari  teman-teman  saya.Dan  pada  kenyataann ya,  justru  sahabat  saya  yang palin g  baik  yang  memberitahukansaya, kapan  saya  berbuat  kesalahan-kesalahan  itu.   Feedback  seperti itu  sering  terasasakit  dan  tidak  menyenangk an,  tapi  saya berterima  kasih  terhadap  feedback  itu.

Sebab  akibatn ya,  kalau  tidak  karena  feedback   itu,  bisa  saja  saya  terus  menerusmembuat kesalahan-kesalahan itu, dan karenan ya saya akan bertambah rugi.Anda  tidak  dapat  mengungkapkan  atau  membeberkan  kecemasan  anda  dengan bertan ya  secara  langsung  dan  terus  terang,  “Bagaiman akah  perbuatan  dan  tingk ahlaku  saya  ?  “Dalam  h al  atau  kasus  seperti  itu,  mungkin  sekali  anda  tidak  akanmemperoleh  jawaban-jawaban  yang  benar  dan  objektif.    Suatu  jalan  yang  lebih  baikuntuk  menaksir  bagaimana  pendapat  dan  anggapan  orang  lain  terhadap  anda,  ialahdengan  men guji  jenis-jenis  permasalahan  atau  persoalan  yan g  ditan yakan  ataudihadapkan  orang  lain  terhadap  anda,  untuk  dipecahkan.    Nyatanya,  jika  mereka  itumembawa  atau  menan yakan  kepada  anda  masalah-masalah  yang  sukar  dan  malahberat.   Itulah  tandanya bahwa mereka  itu menilai  anda  tinggi.   Sebaliknya, jika  oranglain  itu tidak menilai anda tinggi atai  mengan ggap anda tidak bermutu, orang itu tidakakan pernah meminta nasehat atau pertimbangan anda.

Amatilah  orang  dikala  anda  sedang  bebricara  dengan  mereka.    Apakah  yang  merekalakukan,  atau  bagaimana  suasana  wajah  mereka  diwaktu  anda  sedang  berbicaradengan  mereka  itu?  Apakah  ada  perhatian  mereka?  Atau  apakah  mereka  mencari sesuatu  alasan  atau  dalih  untuk  menghentikan  pembicaraan  anda  itu,  dan  nampakseperti  hendak  mau  meninggalkannya?  Apakah  mereka  itu,  mudah  menyimpulkanperhatiannya?  Jenis  informasi  macam  manakah,  yang  oleh  teman  anda,  atasan atau bawahan  anda,  diminta  untuk  anda  perhatikan?  Memo  apakah  yang  anda  terima? Kegiatan-kegiatanapakahyan g dimintateman  andauntukandaikut ?

Tujuan  dari  semua  ini  ialah,  untuk  mengembangkan  suatu  kesadaran  anda  tentangdunia  sekeliling  anda,  dan  supaya  anda  dapat  menyesuaikan  diri.    Janganlah  sepertikeadaan  beberapa  orang  politikus  dalam  sejarah,  yang  kemudian  mengalami  suatutragedi  yang  pahit.    Mereka  masih  tetap  memegang  anggapan  dan  pendapat  yangsalah  terh adap  pengaruh  mereka  terhadap  orang  lain,  terh adap  rakyatnya.    Barulahsesudah  suatu  keadaan  menjadi  gawat,  mereka  terkejut  dan  terperanjat,  bahwa  sikapdan  reaksi  orang  lain  itu,  sudah  sangat  berlainan  dari  harapan  dan  anggapannyasemula.

7.  Ulangi Sukses-Sukses Anda
Dikala  anda  sudah  mencapai  tangga  pertengahan  dari  jenjang  kenaikan  eksekutifanda,  anda  mesti  mengamati  dan memperhatikan   kapan  tingkah  laku  atau  tindakan-tindakan anda yang  membawa kesuksesan  dan  yang menyenangkan orang,dan kapantidak.   Pilih dan tandailah hal-hal yan g  anda ingini untuk anda kerjakan,  hal-hal  yangmembawa kesuksesan anda.  Pusatkanlah perh atian dan usaha anda kep adanya.

Bersamaan  dengan  itu,  tandai  dan  isolasilah  bidang-bidang  dimana  anda  mungkinsekali  kurang sukses,  dan janganlah boroskan waktu dan tenaga anda  dalam kegiatan-kegiatan serupa itu, kecuali kalau anda ada terikat kepada jenis kegiatan itu.   Seoranganak  yang  berperawakan  kecil  dan  kerdil,  adalah  bodoh  jika  dia  memboroskantenaganya  dalam  permainan  sepak  bola,  sedang  dia  mengetahui,  bahwa  diamempunyai  kesempatan  yang  lebih  besar  untuk  sukses  dalam  permainan  “baseball”.Bermainlah  dalam  bidang-bidang  yang  lebih menimbulkan  kegairahan  dan  kekuatananda.

8.  Belajarlah Dari Kegagalan-Kegagalan Anda
Anda tidak  akan pernah memperoleh kepercayaan terhadap diri sendiri, d engan hanyaberkata  terhadap  diri  sen diri,  akan  apa  yang  dapat  anda  perbuat  untuk  mencapainya. Cobalah praktekkan beberapa pelajaran-pelajaran yang sudah anda pelajari.  Jika andagagal,  cobalah  lagi.    Dengan  unsur  nasib  saja,  jika  anda  mencoban ya  dengan  cukupbanyak, mungkin anda akan berhasil.

Banyak  orang  masyur  yang  memperoleh  sukses,  dengan  segera  mengangkat  dirisendiri dan memulai usahanya lagi,  walaupun  sudah mengalami  kegagalan-kegagalanyang  gawat.   Mereka  menyadari,  bahwa  semua  kehidupan  adalah  suatu  pengalamanbelajar,  bahwa  dalam  keadaan  kalah  dan  gagal,  mereka  memperoleh  sesuatupelajaran,  yang  dapat  mencegah  mereka  untuk  menemui  kegagalan  lagi.    Dalampercobaannya untuk memperoleh  suatu batter y,  Edison sudah membuat seribu macampercobaan, yang tidak juga berhasil, tapi dia meneruskan percobaannya  juga.  Dengankegagalan itu dia berkata : “Baiklah, sekarang saya  mengetahui seribu  cara atau  jalanyang  tidak  dapat  menghasilkan  suatu  battery”.    Artinya  jalan-jalan  yang  salah  itusudah diketahuinya sebanyak seribu jalan, yang tidak akan dilaluin ya lagi.

Ilmu  yang  sesungguhnya  dari  seorang  ahli  atau  profesional  ialah,  dia  tidakmemandang  kehidupan  itu  dalam  istilah  sukses  atau  gagal,  tapi  dalam  istilah  darisuatu  pen galaman  belajar.    Dengan  begitu,  ahli-ahli  itu  mempraktekkan  apa  yangdipelajarinya.Hanya  dengan  keterbukaan,  dengan  berbuat  kesalahan-kesalahan  dan  d engan  resikokegagalan  dan  kerugian,  orang  d apat  belajar.    Dikala  John  Kennedy  kalah  dalamsuatu  pemilihan  untuk  memperubutkan  calon  wakil  Presiden  tahun  1956,  yaitukekalahannya  terhadap  Estes  Kef auver,  dia  tidak  putus  asa  dan  berhenti.    

Tapisebaliknya  dia  berkata  :  “Baiklah,  sekarang  kita  sudah  mengetahui  kesalahan-kesalahan  yang  kita  perbuat.    Sekarang  kita  sudah  mengetahui  apa  yang  harus  kitaperbuat  untuk  menang.    Pada  tahun  1960  nanti,  kita  akan  melaksanakan  pekerjaanyang  besar  itu  lagi.” Dan  sebagai  kita  ketahui,  pada  pemilihan  tahun   1960  itu,

Kennedy memenangkan, bukan lagi Wakil Presiden, tapi bahkan sebagai Presiden. Tentu  saja,  kalau,  kegagalan  terlalu  banyak,   akan menimbulkan  frustasi  dankemunduran.    Tetapi  sebagian  besar  kegagalan  itu  akan  dapat  dihindari,  kalau  kitamengetahui  dengan  jelas  sebab-sebabnya.    Sebab-sebab  kegagalan  itu,  boleh  jadikarena  anda  melakukan  fungsi  yang  salah.    Atau  barangkali,  walaupun  andamelakukan fungsi  yang benar, tapi anda mencoba melaksanakan dan  mencapai tujuanyang terlalu tinggi,  Jika  masalahnya  memang  yang terakhir ini, maka  itulah  tandanyaanda  tidak  menyusun  dan  menentukan  tujuan-tujuan  anda  secara  wajar.    Cobalahmengambil  dan  menyelesaikan  langkah-langkah  yang  pendek,  dan  buat  pertamalaksanakanlah hal-hal yang kecil.Jika dalam hal demikian, anda  masih gagal juga, maka akuilah keterbatasan anda, danberhentilah mencoba untuk menjadi seorang profesional atau ahli dalam kegiatan ataubidang tertentu itu.

9.  Carilah Seorang Manajer dan Pelatih Yang Baik
Carilah  seorang  yan g  akan  menolong  anda  dalam  menilai  dan  menaksir  pekerjaananda dengan jujur,  dan  yang dapat  menolong anda untuk melihat  dan menilai  sesuatudengan  objektif.    Orang  itu  haruslah  seorang,  yang  umpamanya  dapat  memberi  tahu anda,  apakah  anda  harus  menghentikan  sesuatu   usaha  atau  kegiatan,  karena  sudahterlalu  sering  gagal.   Atau  yang mendorong  anda,  agar  terus  mengusahakannyadengan pengetahuan yang baru dan cara-cara yang baru.

Seorang  manajer  atau  pembimbing  yang  baik,  ialah  juga  semacam  o rang  yangmendorong  anda  den gan  cukup,  tapi  tidak  berlebih-lebihan.    Dan  yang  mendoronganda  untuk  mencoba  dan  berusaha  lebih  kuat  lagi,  tanpa  menimbulkan  rasa  tidaksenang  dari  anda,  dan  yang  selalu  bersedia,  untuk  menolong  anda  jika  andamembutuhkan  pertolongan  dan  saran.    

Seorang  manajer  penjualan  (sales  manager)yang  baik,  akan  dapat  melakukan  fungsi  itu.    Demikian  juga  seo rang  istri  yang mengerti.    Atau  seorang  Presiden  perusahaan  yang  baik, seorang  ahli  psikologiindustri, bahkan seorang guru dan kenalan yang mengerti masalahnya.Teman saya sendiri, mempunyai  su atu  perusahaan  yang tidak  begitu  maju, walaupundia  mempun yai  cukup  modal,  dan  walaupun  pribadinya  cukup  cerdas, sanggup  danberwibawa,  dan  mempunyai  latar  belakang  yang  diperlukan  buat  kemajuanperusahaan  itu.    Tapi  barulah sesudah  mendapat  dorongan  dari  saya  dan  tambahan keberanian,  perusahaan  itu  bergerak  maju,  d an  kemudian  sukses.    Kemajuan-kemajuan  dalam  hidup  ini,  sering  terjadi  karena  dorongan  dan  nasehat  dari  orang-orang lain.

10. Perhatikan Hal-Hal Yang Kecil
Dalam  menyimpulkan  bab  ini,  mengenai  mobilisasi  doron gan  eksekutif,   saya  inginmengingatkan  anda,  bahwa  kesuksesan  ataupun  kepercayaan  terhad ap  diri  sendiri,tidaklah datang dengan mudahn ya.  Untuk itu diperlukan kerja keras.

Jika anda melihat  seorang pemain bulu tangkis yang   un ggul akan melihat  satu  aspekdari  anda;  istri  anda  melihat  aspek lainnya;  sedang  atasan  anda  melihat  aspek  yanglain  lagi.    Adalah  pantas  bahwa  kita  masing-masing  memperlihatkan  muka-muka yang  berbeda-beda  dalam  keadaan  yang  berbeda-beda.    Pengertian  dan  pengenalanbaik  yang  sesungguhnya  terjadi,  jika  anda  sanggup  menaksir  atau  meng-interpretasi,mengapa orang lain itu melihat anda berlainan.

Tapi  walaupun  ada  perbedaan-perb edaan  itu,  mestilah  ada  suatu  dasar  inti  darikepribadian  itu  yang  timbul,  dalam  hal  mana  anda  dan  orang  lain  itu  bersesuaian.Jika terlalu banyak atau terlalu jauh perbedaan itu dari kolom ke kolom lainnya, maka lebih  baiklah  anda  duduk  dulu  dan  mencoba  untuk memutuskan,  kolom  mana  yangpaling  dekat kepada  kebenaran.   Atau  apakah anda  melihat anda sendiri melalui  kacamata  yang  berwarna ?  Anda  bisa  saja  lebih  baik  dari  yang  orang  lain  fikirkanterhadap  anda,  atau  anda  mungkin  tidak mengungkapkan  muka  yang  sama  kepadaorang  yang  berb eda-beda-  atau  anda  mungkin  salah  mengerti  tentang  apa  yangmereka fikirkan (pendapat mereka) terhadap anda.

Tantangan  yan g  sesungguhn ya,  ialah  kemauan  anda  untuk  menimbang  jawab  ataupendapat mereka  itu  dan  menyaringnya.   Mengapa beberapa  orang  menganggap andasebagai  orang  yang dingin, berani atau  persuasive?.   Mengapa  seorang teman berfikiratau  berpendapat  demikian  terh adap  anda,  sedang  atasan  anda  berpendapat  lain,sedang  anda  sendiri  barangkali  tidak  setuju  atau  tidak  sependapat  dengan  keduapendapat  itu.    Barangkali  anda  tidak   akan  pernah  sampai  untuk  menemukan  suatujawab  akhir  yang  betul-betul  memuaskan,  tapi  usaha  untuk  itu,  akan  mengajat  andabanyak  hal  tentang  diri  anda  sendiri,  yang  menolong  anda  untuk  meproyeksikanimage atau gambaran diri yang ingin adan proyeksikan.

6.9. BUATLAH RENCANA UNTUK MASA DEPAN 
Untuk  mengenal  dari  usaha “self  study”  itu,  adalah  menolong  untuk  mengemukakan
beberapa garis-garis bimbingan dalam suatu ringkasan :
1.  Hindarilah Usaha “Self Stud y” itu, Sehingga Bersifat Menghukum Diri Sendiri
Sebagai seorang laksanawan, tidak diragukan lagi, anda mempun yai ban yak sifat-sifatpositif,  yang  menolong  anda  untuk  sampai  di  tempat  anda,  atau  kedudukan  andasekarang.    Dan kebanyakan  para  laksanawan,  sudah  ban yak  men gh adapi  danmengatasi  tantangan-tantangan  dalam  perjalanan  hidup  mereka,  seperti  tantangandalam pekerjaan  mereka.   Karena itu  tidak ada  gunanya,  apabila anda terlalu  melihatdan  menonjol-nonjolkan  kekurangan-kekurangan  anda  yang  ada,  dan menafsirkankekurangan  atau  kelemahan-kelemahan  yang  kecil  itu  sebagai  kegagalan-kegagalanyang besar.
2.  Usaha Self Study itu Tidaklah Mudah
Dr.  Karen  Horney  dalam  bukunya  mengenai  analisa  diri  sendiri  itu,  berkata  danmenunjukkan :
Ornag  yang  memulai  usaha  self  study  itu  dengan  anggapan  akan  melakukannyadengan  mudah,   akan  memperoleh  su atu  rasa  puas  diri  yang  palsu,  yang  p ercayabahwa  mer eka  akan  segera  menjadi  patah  semangat,  dikala  mereka  memperolehrintangan oleh  halangan  pertama  yang serius,  dan  akan cenderun g  untuk melepaskanatau  menghindari  usaha  mencari  kebenaran  dari  diri  sendiri  itu,  yang  dianggapnyasebagai  pekerjaan  yang  buruk.    Memang  pekerjaan  itu  memerlukan  kemauan  yangkuat,  karena  hasilnya  tidak  segera  nampak,  dan  tidak  mudah,  prosesnya  lambat,  danbanyak  menemukan  hambatan-hambatan  dan  memerlukan  tenaga  dan  pemusatan
fikiran.
3.  Harapkanlah Perubahan-Perubahan Kecil dan Terimalah Kemajuan Yang Lambat
Tentuakanlah  usaha-usaha  perbaikan  untuk  satu  atau  dua  saja  daer ah  atau  bagianperbaikan.    Janganlah  mencoba  untuk  merubah  anda  sendiri  secara  serentakseluruhnya.  Ingatlah, suatu rumah tidak akan hancur, karena ada satu kebocoran kecil
di  atapnya.    Di  sini  kita  cantumkan  beber apa  daerah  specifik,  dimana  laksanawandapat mempertimbangkannya sebagai sasaran-sasaran buat perubah an :
Belajarlah untuk tidak setuju kepada orang lain, tanpa melukai perasaannya.
Belajarlah untuk berhentu menganggu orang lain.
Belajarlah untuk menjadi kuat, tanpa menguasai.
Belajarlah  untuk  menghidanri  penerusan  atau  perbuatan menulari  bawahandengan kekhawatiran dan perasaan takut yang kebetulan ada pada anda.
Belajarlah untuk menjadi kurang impulsif.
4.  Sadar dan Mengertilah Mengapa Anda Memerlukan Perubahan
Jika orang lain  men gatak an, bahwa anda  tidak mendengarkan  merek a itu,  maka andamestilah  melihat  dengan  jelasn ya,  bahwa  anda  mestilah  mendengar  dengan  lebihbaik.   Kalau  tidak  demikian,  maka  anda  hanya  akan  mempunyai sedikit  insentif  ataudorongan  untuk  meubah  tingkah  laku  anda.    Tapi  di  samping  itu,  kalau  orang  lainmenuduh  atau  men yalahkan  anda  karena  terlalu  agrasif,  maka  anda  boleh  saja  untuk memutuskan,  bahwa  sifat  agresif,  itu  adalah  sesuatu  aspek  yang  sangat  perlu  untukkepribadian  anda,  dan  suatu  kunci  menuju  kesuksesan. Jadi  anda  dapat  membuangatau membiarkan keluhan itu  sebagai “problema mereka  yang memajukan keluhan itusaja”. Anda  tak  dapat  dan  tak  perlu  untuk  merubah  anda  sendiri,  untukmencocokkannya  dengan  setiap  orang. Tapi  adalah  kewajiban  anda  sendiri,  untukmenilai  reaksi-reaksi  mereka  dengan  objektif,  untuk  mengetahui  alasan  sebab  daritingkah  laku  anda  sendiri  dan  kemudian  memilih  aliran  atau  arah  mana  yang  andainginkan, untuk diikuti dan dilalui.
5.  Ambilah Keputusan Berdasarkan Keseimbangan Yang Wajar
Setiap  sesuatu  yang  negatif  selalu  saja  ada  bagian  positifnya.    Pertanyaan  pokok,menurut  Dr. Richard  Wallin, seorang  ahli  psikologi  di  bidan g  industri ialah “Apakahyang  adapat  saya  lakukan  untuk  memetik  dan  mempertahankan  keuntungan,  dikalamembuang kerugian atau segi-segi negatifnya.”
6.  Bedakan  Tujuan- Tujuan  Personil  Jangka  Panjang  Dari  Tujuan-Tujuan   JnagkaPendek dan Sementara
Joe  Crail,  Presidel  dari  “Cost  Feder al  Savings”,  menguraikan  tujuan  jangka  pendeksebagai  berikut: belajar  sedikit  lagi tentang  pekerjaan  saya;  mengadakan  perbaikan-perbaikan  kecil  dalam  pelaksanaan;  menganalisa  kegiatan-kegiatan  sekarang  danmetode-metode  perbaikan.   Daerah-daerah  atau  bagian-bagian  itu  adalah  bersifatsegera dan 75%


dapat dicapai. Tujuan-tujuan  jangka  lama  yang  jauh  adalah  lebih  samar dan kurang definitif  sepertiuntuk mencari dan mengumpulkan banyak uang,  untuk memperoleh prestise, menjadiPresiden,  bebas  dari  tuntutan  dan  sebagainya.    Masalahnya  ialah  mungkin  anda bercita-cita  atau  memimpikan  untuk  mengadakan  perubahan-perubahan  untukmencapai  tujuan-tujuan  jangka  jauh  itu, sehingga  menghabiskan  tenaga  mental  yanganda  butuhkan  untuk membuat  anda sendiri  menjadi  sedikit lebih  baik  untuk  tujuan-tujuan jangka pendek hari ini.

Dalam  analisa terakhir,  anda  mesti  mengenal  dan  sadar,  bahwa  ada  kekurangan  ataucacat-cacat  dalam  pribadi  anda,  yang  mesti  anda  terima  dengan  keikhlasan  yangsederhana.   Self-study  yang menjadi hal  yang berharga sekali  dalam usaha perubahanatau  pembaharuan  diri,  walaupun  hal  itu  tidak  berbuat  sesuatupun,  selain  dari  padamenolong anda untuk menentukan sifat-sifat yang tak dapat berubah.

No comments:

Post a Comment

KEBAIKAN, KEBAJIKAN DAN KEBAHAGIAAN

Kebaikan, Kebajikan Dan Kebahagiaan MAKALAH ETIKA PROFESI “KEBAIKAN, KEBAJIKAN DAN KEBAHAGIAAN”     Disusun Oleh : ...